Entertainment

Pernah Jadi Kru Lighting, 5 Fakta Perjalanan Karier Abimana Aryasatya

Perlahan tapi pasti, karier Abimana terus merangkak hingga namanya semakin melejit setelah memainkan peran sebagai superhero asal Indonesia, Gundala.


Pernah Jadi Kru Lighting, 5 Fakta Perjalanan Karier Abimana Aryasatya
Abimana Aryasatya (Instagram/abimana_arya)

AKURAT.CO, Abimana Aryasatya dikenal sebagai salah satu aktor papan atas Tanah Air. Namanya mulai dikenal publik saat ia membintangi sinetron 'Lupus' pada tahun 1990-an. Perlahan tapi pasti, karier Abimana terus merangkak hingga namanya semakin melejit setelah memainkan peran sebagai superhero asal Indonesia, Gundala.

Di balik kesuksesan Abimana di dunia peran, ternyata pria kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1982 ini penuh perjuangan dalam meniti karier. Bahkan, ia memulai karier di dunia hiburan dari nol. Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube 'Vincent and Desta Show' belum lama ini.

Berikut beberapa fakta perjalanan karier Abimana Aryasatya, dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber.

1. Putus sekolah saat duduk di bangku kelas empat SD

Abimana Aryasatya sudah menyukai dunia seni sejak ia masih berusia anak-anak. Bahkan, saat duduk di bangku kelas empat SD, ia memutuskan untuk berhenti bersekolah dan kerap menginap di Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk belajar seni.

2. Terjun di dunia musik di usia 14 tahun

Ketertarikan Abimana Aryasatya di dunia seni mulai ia tuangkan saat berusia 14 tahun. Saat itu, ia bergabung dengan grup musik S.O.G sebagai vokalis.

3. Mengawali karier di dunia film sebagai kru lighting

Setelah menjajal terjun di dunia musik, Abimana Aryasatya kemudian mencoba terjun di dunia perfilman. Namun di awal karier Abimana, ia justru hanya bekerja sebagai kru lighting. 

Menjadi kru lighting dipilih Abimana karena menurutnya, ia tidak menyukai dunia peran.

4. Belajar akting dari mahasiswa dan dosen IKJ

Minat Abimana di dunia akting mulai tumbuh setelah ia berkenalan dengan dunia akting dari mahasiswa dan dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Menurutnya, ia banyak diajari berakting oleh mahasiswa dan dosen IKJ, hingga akhirnya kemampuan beraktingnya semakin terasah.

5. Kerap di-bully hingga mendapat perlakuan kasar selama belajar berakting

Selama belajar akting dengan para senior, Abimana mengaku kerap mendapat perundungan. Tidak hanya itu, kata-kata kasar juga kerap ia terima. Meski demikian, Abimana mengaku para seniorlah yang mengangkat kariernya di dunia hiburan.

"Di-bully sih, gila sih. Kayak nggak tau aja orang-orang itu kalau ngomong." jelas Abimana, dikutip AKURAT.CO dari kanal YouTube Vincent dan Desta.

"Mereka yang bantu gue, push untuk ke depan layar. Itu kan bacotnya luar biasa, kebon binatang tuh," imbuhnya.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu