Lifestyle

Pernah Diselingkuhi? Pertimbangkan Hal Ini untuk Balikan Sama Mantan

Kamu harus coba memperbaiki hubungan yang pernah retak karena perselingkuhan


Pernah Diselingkuhi? Pertimbangkan Hal Ini untuk Balikan Sama Mantan
Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Menurut studi yang dilakukan oleh Journal of Social and Personal Relationships mengungkapkan bahwa 42 persen orang dewasa, memiliki kesempatan untuk selingkuh. 

Caranya beragam, seperti melalui reunian, pertemuan di kereta atau perkenalan dengan orang baru di media sosial. 

Dilansir dari laman jurnal PLos ONE, beberapa penelitian menunjukan yakni mereka yang pernah berselingkuh dianggap akan melakukan selingkuh lagi. 

Sah-sah saja bila kamu memilih memperbaiki hubungan yang pernah retak karena perselingkuhan.

Agar kamu dapat mengambil keputusan dengan matang, berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan.

Kapan pacar kamu selingkuh

Waktu turut menentukan alasan dibalik tindakan pacar yang selingkuh. Ada kalanya seseorang selingkuh selama awal hubungan, atau tepatnya ketika hubungan masih diisi banyak konflik dan perbedaan prinsip 

Jika pasangan kamu menyesal dan ingin membangun hubungan yang lebih kuat, kamu mungkin dapat mempertimbangkan untuk akur kembali. 

Namun, apabila pacar kamu selingkuh saat hubungan berjalan baik dalam waktu lama, putus bisa jadi penyelesaiannya.

Apakah pacar kamu mengaku dengan jujur

Sebelum benar-benar putus dari pacar karena selingkuh, maka ingat kembali bagaimana kamu mengetahui perselingkuhannya. 

Tak jarang, seseorang justru mempertahankan hubungannya karena pasangannya sendiri yang mengaku bahwa dirinya telah selingkuh.

Pengakuan dan kejujuran amat berarti dalam hubungan. Dengan mengaku, pacar kamu berarti telah berani menyatakan kesalahannya dan siap menjadi orang yang lebih bisa dipercaya. Tindakan ini juga menunjukkan bahwa kamu sangat penting baginya.

Apakah perselingkuhan akan terjadi lagi

Tentu tidak mudah menjawab kalimat ini, sebab tidak ada yang dapat menjamin pasangan kamu tidak akan selingkuh lagi. 

Walau demikian, kamu mungkin bisa menjawabnya dengan melihat pola hubungan selama ini.

Jika pasangan kamu selingkuh karena konflik yang tak ada habisnya, berarti konflik diantara kamu dan pasangan harus diselesaikan dahulu. Kenapa? agar perselingkuhan tidak terulang lagi. 

Bila dia selingkuh meskipun hubungan berjalan baik, mengakhiri hubungan mungkin adalah pilihan tepat.

Berapa kali pasangan berselingkuh

Hal ini wajib dipertimbangkan sebelum putus dari pacar yang selingkuh. Coba cari tahu apakah ini pertama kalinya pasangan kamu melakukannya atau tidak. 

Jika sudah terjadi berulang kali, pasangan kamu bisa jadi mengalami masalah dengan kondisi emosional. Kamu dapat menawarkan bantuan dengan mengajaknya ke psikolog. 

Apabila dia tidak bersedia, coba berikan dia ruang untuk menyendiri sejenak. Sementara itu, kamu bisa mulai mencoba membuka hati kembali dengan orang yang baru. 

Masa depan hubungan

Kamu dapat memilih putus dari pasangan yang telah selingkuh atau kembali membangun hubungan. Namun, coba pikirkan seperti apa dampaknya di masa depan. 

Baik putus maupun tidak, keduanya sama-sama memiliki konsekuensi bagi kamu dan pasanganmu.

Sekalipun pasangan telah menyesal dan kamu memaafkannya, hubungan asmara ini tidak akan terasa sama lagi. 

Beberapa hal akan berubah, tapi bila kamu dan pasangan kamu siap menghadapinya, bisa jadi ini adalah tanda untuk kembali akur.

Hubungan menjadi layak dipertahankan bila pasangan kamu meminta maaf, menyesali perbuatannya dan mampu berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jika tidak, mungkin inilah saat yang tepat untuk mengakhiri hubungan kamu dengannya.[]