Tech

Permudah Akses Ekonomi Digital, Kedubes Inggris Luncurkan Program Pengembangan Kapasitas Hybrid

Pandemi mempercepat tren global menuju lebih banyak konektivitas digital


Permudah Akses Ekonomi Digital, Kedubes Inggris Luncurkan Program Pengembangan Kapasitas Hybrid
Ilustrasi ekonomi digital. (theverge.com)

AKURAT.CO Ekonomi digital Indonesia diperkirakan bernilai $133 miliar pada tahun 2025. Pandemi mempercepat tren global menuju lebih banyak konektivitas digital, lebih banyak kerja jarak jauh, dan lebih banyak bisnis mikro dengan kurang dari 10 karyawan. 

Namun hambatan tetap ada. Pertama, tantangan Indonesia sebagai negara yang begitu besar, dan kebutuhan untuk menjangkau jauh melampaui Jakarta dan Jawa ke seluruh Indonesia. Kedua, hambatan akses yang semakin mempersulit komunitas dan masyarakat marginal untuk mengikuti ekonomi digital. 

Pandemi juga telah meningkatkan manfaat yang dapat diperoleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dari online dan dapat memperlebar ketimpangan jika tidak segera diambil tindakan untuk membantu bisnis lain agar dapat online. 

Pada tantangan kedua, perempuan, anak muda, dan masyarakat serta komunitas marginal, misalnya penyandang disabilitas, menghadapi kesulitan lebih untuk memasuki ekosistem digital. 

Atas dasar hal itu, Inggris mendanai program baru yang dijalankan melalui 'UK-Indonesia Tech Hub' oleh Kedutaan Besar Inggris di Jakarta untuk mengatasi tantangan ini. 

Inggris mendanai pekerjaan untuk membuat program pengembangan kapasitas hybrid (virtual & offline) yang disebut ESSENCE bagi lebih dari seribu penerima manfaat di Indonesia untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mereka di wilayah pesisir Indonesia dengan pelatihan pengembangan bisnis.

Program ESSENCE bertujuan untuk membantu perempuan, anak muda, penyandang disabilitas terpinggirkan dan pemilik usaha UMKM rentan lainnya di Indonesia Tengah dan Timur untuk meningkatkan kemampuan bisnis dan digital mereka melalui inovasi digital.

Ini akan menguntungkan mereka secara pribadi dengan mendorong mereka untuk mentransformasikan bisnis mereka secara digital agar tumbuh, dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan seperti bisnis ini tumbuh dan menciptakan kekayaan, kesejahteraan, dan perdagangan.

Lebih dari 1000 peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan, pendampingan dan pemantauan di bidang akuntansi dasar, manajemen keuangan, pemasaran digital, media promosi, strategi membangun merek dan sertifikasi untuk membantu mereka meningkatkan skala bisnis mereka melalui transformasi digital, dari enam ahli yang berbeda dengan pengetahuan di bidang bisnis digital.