News

Permohonan Roman Abramovich untuk Tinggal di Swiss Ditolak Karena Dicurigai Terlibat Kriminal


Permohonan Roman Abramovich untuk Tinggal di Swiss Ditolak Karena Dicurigai Terlibat Kriminal
Roman Abramovich ( EXTRA.IE)

AKURAT.CO, Miliarder Rusia Roman Abramovich ditolak status residensinya di Swiss karena polisi telah diperingatkan bahwa dia dapat menjadi ancaman bagi Swiss.

Kepolisian federal Swiss menyarankan para petugas menolak pengajuan status residensinya karena curiga dia mungkin terlibat pencucian uang atau memiliki kontak dengan organisasi kriminal. Namun Abramovich menyangkal semua tuduhan itu.

Pemilik klub sepakbola Chelsea ini belum pernah didakwa di Swiss atau negara lain. Tuduhan itu berdasarkan kecurigaan kepolisian yang tak dapat diverifikasi yang muncul setelah media asal Zurich, Tamedia, mendapatkan surat yang ditulis kepolisian.

Pengacara Abramovich menyatakan miliarder itu tidak pernah terkait berbagai organisasi kriminal. Dia pun melawan secara hukum untuk mencegah laporan media itu diterbitkan.

Grup Tamedia menang dalam pertarungan hukum itu setelah beberapa bulan dan sekarang portal beritanya, termasuk 24 Heures, melaporkan bahwa Kantor Kepolisian Federal meninjau potensi kehadiran Abramovich di negara itu sebagai bahaya bagi keamanan publik dan reputasi Swiss.

“Kepolisian tidak menyebut dasar atas klaim mereka,” papar laporan media Swiss tersebut, dikutip BBC.

Pengacara Abramovich, Daniel Glasl, menyatakan bahwa dia kecewa dengan terbitnya informasi rahasia dari dokumen pemerintah Swiss tersebut. Tim pengacara Abramovich telah mengajukan permintaan untuk koreksi terhadap berbagai fakta pada kepolisian dan akan mengajukan gugatan kriminal terkait penyebaran informasi itu.

“Meski ada beragam permintaan, Kepolisian Federal gagal menyediakan bukti apapun yang mendukung berbagai tuduhan itu,” kata Glasl.

Miliarder itu berharap dapat memperoleh status residensi di resor Verbier, Alpen Swiss. Awal tahun ini dia mencabut pengajuannya untuk memperbarui visa Inggris setelah mengalami penundaan yang mencegahnya melakukan perjalanan ke Inggris untuk menyaksikan kemenangan Chelsea atas Manchester United dalam final FA Cup. Sejak saat itu dia memiliki kewarganegaraan Israel. Dengan paspor Israel, dia dapat ke Inggris untuk berkunjung tanpa visa.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co