Olahraga

Permintaan Laga McGregor-Pacquiao Menurun setelah Kemenangan Poirier

Conor McGregor sepertinya lebih memilih berfokus pada laga ketiga versus Dustin Poirier ketimbang menghadapi Manny Pacquiao.


Permintaan Laga McGregor-Pacquiao Menurun setelah Kemenangan Poirier
Petarung asal Amerika Serikat, Dustin Poirier, saat menyapa penonton selepas menjatuhkan Conor McGregor dalam pertarungan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (24/1). (TWITTER/UFC)

AKURAT.CO, Tim promotor legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao, mengatakan bahwa permintaan untuk menggelar laga petinju mereka menghadapi petarung seni beladiri campuran asal Republik Irlandia, Conor McGregor, semakin menurun.

Presiden Manny Pacquiao Promotions, Sean Gibbons, menyebut bahwa situasi tersebut terjadi setelah kekalahan KO McGregor dalam pertarungan non-gelar UFC menghadapi petarung asal Amerika Serikat, Dustin Poirier, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akhir pekan lalu.

“Sangat disayangkan, tampaknya Conor melewatkan Dustin dan dijatuhkan. Mungkin dia memikirkan Senator (Pacquiao) dalam pikirannya. Menurut saya, permintaan untuk pertarungan (McGregor-Pacquiao) tidak ada saat ini,” kata Gibbons sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

Laga menghadapi Poirier merupakan pertarungan yang kedua bagi McGregor setelah yang pertama dimenangi oleh wakil Irlandia di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 2014. Di laga kedua, McGregor seakan tanpa persiapan cukup setelah dijatuhkan melalui pukul tangan oleh Poirier di ronde kedua.

McGregor sepertinya lebih memilih untuk menyiapkan pertarungan ketiga menghadapi Poirier. Oleh Gibbons, fokusnya di seni beladiri campuran membuat spekulasi menghadapi Pacquiao semakin menipis.

“Conor punya beberapa urusan untuk dibersihkan dan ditangani di UFC. Ini mengecewakan, seharusnya menyenangkan jika itu (rencana laga McGregor-Pacquiao) bisa bertahan,” ucap Gibbons.

Potensi pertarungan McGregor-Pacquiao mencuat ke publik tahun lalu dan diakui secara terbuka oleh masing-masing pihak. McGregor-Pacquiao sedianya menjadwalkan laga pada tahun ini untuk mengumpulkan dana amal bagi penanganan pandemi virus corona (COVID-19) di Filipina.

Kini, dengan kekalahan McGregor atas Poirier, Pacquiao juga sudah merancang pertarungan lainnya. Yakni menghadapi bintang baru kelas menengah berusia 22 tahun, Ryan Garcia.

Pac Man–julukan Pacquiao sendiri belum lagi naik ring setelah kali terakhir pada Juli 2019. Ketika itu petinju berusia 42 tahun tersebut merebut gelar tinju kelas welter WBA dari lawan asal Amerika Serikat, Keith Thurman, dalam laga di Las Vegas.

Adapun Ryan Garcia adalah petinju berusia 22 tahun AS keturunan Meksiko dengan catatan 21 laga tanpa terkalahkan. Saat ini ia memegang sabuk gelar juara dunia kelas menengah WBC interim.[]

 

Hervin Saputra

https://akurat.co