Ekonomi

Permintaan Kian Sekarat, Industri Mamin: Pemerintah Harus Segera Bereskan Penyebaran Covid-19 Tingkat Mikro!

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak cukup signifikan bagi kegiatan usaha, termasuk industri mamin


Permintaan Kian Sekarat, Industri Mamin: Pemerintah Harus Segera Bereskan Penyebaran Covid-19 Tingkat Mikro!
Industri makanan dan minuman (industri mamin) (Kemenperin.go.id)

AKURAT.CO Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdampak cukup signifikan bagi dunia usaha, termasuk industri makanan dan minuman (industri mamin). Adapun tampak kasus Covid-19 hingga saat ini tak menunjukkan tanda melandai, sehingga kelanjutan PPKM tampaknya masih diantisipasi dunia usaha.

Ketua Umum Gabungan Pedagang Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi Lukman, mengatakan saat ini Covid-19 masih cukup tinggi terutama terhadap kluster mikro, atau lingkungan RT/RW.

Menurutnya pemerintah harus lebih fokus menangani hal tersebut, sebab jika tidak maka PPKM terus berlanjut yang menyebabkan masalah ekonomi dan sosial bergejolak.

"Jika ini dilanjutkan (PPKM) terus maka makin berat, dan jadi beban ekonomi dan sosial," tuturnya saat dihubungi Akurat.co, Senin (2/8/2021).

Adapun saat ini kondisi industri makanan dan minuman semakin melemah. Meski merupakan sektor essensial yang dibutuhkan masyarakat, namun tetap penutupan ritel, dan kegiatan masyarakat lainnya menurunkan permintaan mamin.

" Secara umum PPKM membuat banyak kegiatan menurun, termasuk ritel tutup mempengaruhi permintaan," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah lebih memperketat penanganan Covid-19 ditingkat mikro. Sebab menurutnya justru penyebaran tingkat keluarga saat ini lebih dominan.

Seperti diketahui, pelaksanaan PPKM Level 4 secara resmi harusnya berakhir saat ini. Rencananya pemerintah bakal mengumumkan nasib PPKM pada Senin (2/8/2021).

Berdasarkan catatan kasus Covid-19 di Indonesia hingga hari terakhir pelaksanaan PPKM mencapai 30.738 kasus pada Minggu (1/8/2021).