News

Perkara Penyuap Penyidik KPK Akan Segera Disidangkan

Dalam waktu 14 hari, tim JPU akan menyusun surat dakwaan Syahrial.


Perkara Penyuap Penyidik KPK Akan Segera Disidangkan
Gedung KPK (AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera menyidangkan perkara Wali Kota nonaktif Tanjung Balai, Muhammad Syahrial dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pemerintah Kota Tanjungbalai. Tim penyidik telah merampungkab berkas perkara penyuap penyidik KPK ini.

"Dilaksanakan tahap II (penyerahan Tersangka dan barang bukti) dengan Tersangka MS (Walikota Tanjungbalai) dari Tim Penyidik kepada Tim JPU,” kata pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).

Berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap setelah Tim JPU melakukan pemeriksaan, baik kelengkapan syarat materil maupun formil.

Selanjutnya, MS akan ditahan Tim JPU selama 20 hari kedepan, terhitung 22 Juni 2021 sampai dengan 11 Juli 2021 di Rutan KPK Kavling C1.

Dalam waktu 14 hari, tim JPU akan menyusun surat dakwaan Syahrial. Untuk selanjutnya disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Dalam kasus suap ini, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni penyidik KPK asal kepolisian, Stepanus Robin Pattuju (SRP), Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial (MS) dan pengacara Maskur Husain (MH). 

Stepanus Robin yang merupakan penyidik asal Korps Bhayangkara Stepanus menerima suap untuk mengurus perkara yang menjerat Syahrial. Dia bersama dengan Maskur Husain menyepakati agar perkara dugaan korupsi yang menjerat Syahrial di KPK tidak lagi dilanjutkan. 

Kesepakatan uang Rp1,5 miliar ini, setelah Stephanus bertemu Syahrial di rumah Azis Syamsuddin pada Oktober 2020.

Syahrial lantas menyanggupi permintaan uang itu, dengan kesepakatan kasusnya tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan. Terlebih KPK juga sampai saat ini belum mengumumkan sejumlah pihak yang ditetapkan tersangka dalam kasus lelang jabatan di Kota Tanjungbalai.