Olahraga

Periode Kualifikasi Olimpiade untuk Bulutangkis Diperpanjang Hingga 15 Juni

Sebelumnya, periode kualifikasi akan berakhir pada 25 April 2021.


Periode Kualifikasi Olimpiade untuk Bulutangkis Diperpanjang Hingga 15 Juni
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 (Djarum Badminton)

AKURAT.CO, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menyatakan bahwa periode kualifikasi untuk cabang olahraga bulutangkis pada Olimpiade Tokyo akan diperpanjang hampir selama dua bulan.

Sebelumnya, periode kualifikasi akan berakhir pada 25 April, namun kini diperpanjang hingga tanggal 15 Juni setelah penundaan tiga turnamen penting terkait pandemi virus corona (COVID-19).

“Periode Kualifikasi Olimpiade untuk Race to Tokyo sekarang akan ditutup pada 15 Juni 2021, dengan turnamen terakhir yang diperhitungkan untuk kualifikasi adalah Singapura Terbuka 2021,” pernyataan resmi BWF dikutip Akuratco dari laman resmi mereka.

“BWF bekerja sama dengan IOC untuk memperbarui sistem kualifikasi Tokyo 2020, di mana peraturan terakhir yang diperbarui akan dibagikan, setelah siap dan mendapatkan persetujuan resmi dari IOC.”

Badan bulutangkis tertinggi itu mengatakan persiapan untuk turnamen kualifikasi Olimpiade akan berlanjut, karena tur bulutangkis internasional akan dilanjutkan dengan Swiss Terbuka 2021 (2-7 Maret) dan All England Terbuka 2021 (17-21 Maret).

Perkembangan itu terjadi setelah BWF memutuskan untuk menunda dua turnamen, Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka, dari tanggal yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

“Malaysia Terbuka 2021 (Super 750) sekarang akan berlangsung 25-30 Mei. Malaysia Masters 2021 (Super 500) telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut. Singapura Terbuka 2021 (Super 500) telah dipindahkan ke tanggal baru 1-6 Juni,” bunyi pernyataan itu lebih jauh.

Asosiasi Bulutangkis Malaysia dan Asosiasi Bulutangkis Singapura masing-masing membuat keputusan setelah melalui konsultasi dan kolaborasi dengan BWF. Kedua Asosiasi memutuskan menunda kejuaraan terkait pandemi COVID-19.

Karena tanggal baru yang diberikan kepada Malaysia Terbuka dan Singapura Terbuka. Dampaknya membuat BWF juga harus menunda dua gelaran di tanah air, Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Terbuka 2021.

Di mana BWF akan segera mengumumkan tanggal penggantian kedua turnamen ini.[]