News

Peringati Hardiknas, Pimpinan Komisi IX Soroti Penggabungan Kemdikbudristek

Hetifah berharap, melalui program vokasi, Nadiem harus dapat mengintegrasikan dunia industri dan pendidikan yakni link and match.


Peringati Hardiknas, Pimpinan Komisi IX Soroti Penggabungan Kemdikbudristek
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Hari ini, Minggu, 2 Mei 2021, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyoroti tentang penggabungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Yang pertama tentu memastikan keamanan dan keselamatan selama proses pembelajaran, ini merupakan prioritas utama. Kedua, membiasakan kembali pembelajaran secara langsung yang sudah lama tidak terjadi," kata Hetifah sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis, Minggu (2/4/2021).

"Ini tentu perlu strategi khusus, karena siswa sudah terbiasa setahun lebih di rumah,” sambungnya.

Selain itu, Hetifah yang juga merupakan Wakil ketua Umum Partai Golkar Bidang Kesra ini juga menyoroti terkait learning loss.

Seperti, mengatur strategi bagaimana mengejar ketertinggalan serta meminimalisir dampak learning loss yang terjadi selama setahun kebelakang.

"Asesmen nasional yang akan dilakukan di tahun ini semoga dapat memetakan ini dengan baik, sehingga kita tahu langkah-langkah konkrit yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Dia meminta pemerintah menyiapkan rencana cadangan jika pembelajaran tatap muka tidak dapat terjadi.

“Saya baru mendengar bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) belum merekomendasikan PTM. Kita tentu harap dalam beberapa bulan kedepan penularan akan turun. Namun jika itu tidak terjadi, kita harus siap dengan Plan B, yang dapat mengoptimalkan pembelajaran dari rumah," ujarnya.

Hetifah berharap, melalui program vokasi, Nadiem harus dapat mengintegrasikan dunia industri dan pendidikan yakni link and match.

“Semoga ke depannya dengan meleburnya ristek, riset dan teknologi kita bisa maju, dan hasilnya tidak hanya di atas kertas, tapi dapat membawa kemajuan riil bagi dunia industri, lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.