Ekonomi

Peringatan untuk UMKM: Kenalkan Produk Sebelum Berjualan!

Peringatan untuk UMKM: Kenalkan Produk Sebelum Berjualan!
Perajin menata produk kerajinan daur ulang saat pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/6/2022). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

AKURAT.CO Perkanalan produk di ruang digital memegang peran penting dalam mengembangkan bisnis online. Setiap pengusaha tidak bisa langsung berjualan, harus memahami consumer journey.

Proses consumer journey setiap bisnis berbeda-beda. Misal ada yang butuh setahun untuk melakukan pengenalan produk. Meski lama, itulah tahapan yang harus dijalani.

"Di dunia penjualan ada yang namanya consumer journey, yakni dari bagaimana konsumen ituawarness, pengenalan produk kita, sampai ke merasa puas dan merekomendasikan produk kita," kata Pendamping UMKM, Business Owner Founder Erfa Handmade,CEO PT Erfa Karya Mandiri, dan MAFINDO, Kristien Mey Triyana, ST saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (28/9/2022).

baca juga:

Dalam proses pengenalan produk, individu bisa menerapkan owned digital marketing. Memanfaatkan media sosial hingga website untuk mengenalkan produk kepada calon konsumen.

Menurut Kristien, banyak cara untuk pengenalan produk. Salah satunya dengan membuat konten yang di dalamnya disematkan link produk. Usaha travel misalnya, penjual memproduksi konten mengenai cara asik travel ala backpacker, kemudian di dalamnya disematkan bisnis travel terkait, seperti informasi penjualan tiket pesawat.

"Jangan langsung berjualan. Orang belum kenal produk, kita sudah maksa untuk membeli. Ini membuat orang hanya sekali saja membeli, karena tidak ada kepuasan di situ. Tapi kalau orang sudah mengenal produk kita, mencicipi produk kita bahwa berkualitas, maka dia akan kembali lagi dan bahkan merekomendasikan ke orang lain," kata Kristien.

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Pendamping UMKM, Business Owner Founder Erfa Handmade,CEO PT Erfa Karya Mandiri, dan MAFINDO, Kristien Mey Triyana, ST. Kemudian Ketua STIKOSA AWS, Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM, serta mengundang Dosen UIN SATU dan Anggota RTIK Tulungagung, Dr. Deny Yudiantoro, SAP., SPd., MM.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi