News

Peringatan Isra Mi'raj, Menag Imbau Hindari Kegiatan dengan Kerumunan Banyak Orang


Peringatan Isra Mi'raj, Menag Imbau Hindari Kegiatan dengan Kerumunan Banyak Orang
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar melakukan peninjauan proses sterilisasi Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020). Proses sterilisasi ini dilakukan dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Umat Islam, hari ini Minggu (23/3/2020) memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu ke Shidratil Muntaha ini diperingati setiap 27 Rajab. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengucapkan selamat memperingati dan menggali makna Isra Mi'raj.

Menurut Menag, hadiah istimewa dari peristiwa ini adalah perintah shalat lima waktu, yang diterima langsung oleh Rasulullah, tidak melalui perantara Malaikat Jibril.

"Itu menggambarkan pentingnya shalat yang menjadi tiang agama. Shalat menjadikan hidup umat Islam dalam masa tunggu dari satu kebaikan ke kebaikan berikutnya, dari satu waktu shalat ke waktu shalat berikutnya," kata Menag Fachrul Razi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

"Shalat melatih kita menjadi pribadi disiplin. Mari jadikan kedisiplinan yang terkandung dalam shalat sebagai bekal menjaga kesehatan. Disiplin dalam _social distancing_ agar wabah Korona tidak terus menyebar dan bisa segera diatasi," lanjutnya.

Fachrul Razi mengatakan, Isra Mi'raj juga bukti Kemahakuasaan Allah yang telah memperjalankan Rasulullah dalam satu malam dalam jarak demikian jauh. Atas Kemahakuasaan Allah, Menag mengajak umat Islam untuk terus berdoa untuk kebaikan bangsa dan negara.

"Dengan berkah Rajab, mari kita berdoa bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini, agar mendapat tambahan kekuatan untuk mengatasi musibah penyebaran virus Korona," ujarnya.

Kepada umat Islam, Menag berpesan untuk sementara waktu tidak menggelar peringatan Isra Mi’raj dengan mengumpulkan banyak orang. Terlebih, kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari adanya kerumunan massa.

"Ada banyak cara memperingati Isra Mi’raj, antara lain dengan mewujudkan hikmah shalat menjadi kepedulian pada sesama, saling menjaga," tandasnya.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co