News

Kejagung Telisik Soal Persekot Dinas Proyek GI Kiliranjao-Payakumbuh Lewat 2 Saksi

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19


Kejagung Telisik Soal Persekot Dinas Proyek GI Kiliranjao-Payakumbuh Lewat 2 Saksi
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memeriksa memeriksa dua saksi terkait dugaan korupsi (Tipikor) Proyek Pembangunan Jalur Transmisi 275 KV Gardu Induk Kiliranjao-Gardu Induk Payakumbuh pada PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Medan Tahun 2016-2017.

Kedua saksi diperiksa soal Anggota Tim Investigasi Evaluasi dan Verifikasi Persekot Dinas serta pengawasan internal proyek Pembangunan Jalur Transmisi 275 KV Gardu Induk Kiliranjao-Gardu Induk Payakumbuh pada PT PLN.

"Pemeriksaan saksi untuk mencari fakta terjadinya pidana baik yang didengar, lihat dan alami sendiri. Harap bersabar," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dikutip AKURAT.CO dari rilisnya, Selasa (4/5/2021).

Kedua saksi yang diperiksa adalah HR selaku Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) Kantor Pusat PT PLN (Persero) dan AAW selaku Anggota Tim Investigasi Evaluasi dan Verifikasi Penggunaan Persekot Dinas PT PLN.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa General Manager (GM) PT. PLN (Persero) UIP II Medan periode 2016-2018. Pemeriksa saksi berinisial JS. Selain JS, penyidik memeriksa A selaku Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) tahun 2017.

Kapuspenkum Kejagung menyebut, Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19.

"Memperhatikan jarak aman antara saksi yang diperiksa dengan Penyidik yang telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan," pungkasnya. []

 

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu