Ekonomi

Perhatian! Ini 5 Skenario Pemerintah Naikkan Tarif Listrik per 1 Juli 2021

Pemerintah bakal menggunakan lima skenario tarif listrik, di mana memuat penghapusan kompensasi tarif dasar listrik bagi pelanggan PLN golongan non-subsidi.


Perhatian! Ini 5 Skenario Pemerintah Naikkan Tarif Listrik per 1 Juli 2021
Warga melakukan pengisian ulang token listrik di Rusun Samawa, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Pemerintah berencana akan menaikkan tarif listrik mulai 1 Juli 2021.

Pemerintah sendiri bakal menggunakan lima skenario tarif listrik yang bakal diberlakukan, di mana skenario tersebut memuat penghapusan kompensasi tarif dasar listrik bagi pelanggan PLN golongan non-subsidi.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menjelaskan, saat ini PLN memiliki 38 golongan pelanggan, yang terdiri dari 25 golongan bersubsidi dan 13 non subsidi atau penerima kompensasi.

Rencananya, pemerintah akan menyesuaikan tarif listrik 13 golongan tersebut karena selama ini pemerintah membayarkan kompensasi karena tidak ada kenaikan listrik.

"Untuk triwulan III-2021 ada 13 golongan yang kalau tidak disesuaikan tarifnya, maka akan menimbulkan kompensasi. Dari 13 golongan ada 41 juta pelanggan atau 42 jutaan,” kata Rida dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan bahan paparan Dirjen Ketenagalistrikan, 13 golongan pelanggan non subsidi ini masih menerapkan tarif lama untuk periode April-Juni 2021, terdiri dari:

1. Rumah tangga yang terdiri dari lima golongan mulai dari R.1/900 VA-RTM yang jumlah pelanggannya sebanyak 23.761.673. Tarifnya Rp1.352,00. R.1/1.300 VA yang jumlah pelanggan sebanyak 11.970.359. Tarifnya Rp1.444,70. R.1/2.200 VA yang jumlah pelanggannya sebanyak 3.353.001. Tarifnya Rp1.444,70. R.2/3.500 VA sampai dengan 5.550 VA yang jumlah pelanggannya sebanyak 1.490.296. Tarifnya Rp1.444,70. R.3/6.600 VA ke atas yang jumlah pelanggannya sebanyak 272.482. Tarifnya Rp1.444,70.

2. Bisnis besar yang terdiri dari dua golongan yaitu B.2/6.600 VA sampai dengan 200 KVA yang jumlah pelanggannya sebanyak 643.797. Tarifnya Rp1.444,70. B.3/> 200 KVA yang jumlah pelanggannya sebanyak 8.234. Tarifnya Rp1.114,74.

3. Industri besar yang terdiri dari dua golongan, yaitu I.3/>200 KVA yang jumlah pelanggannya sebanyak 14.277. Tarifnya Rp1.117,74. I.4/30.000 KVA ke atas yang jumlahnya sebanyak 101. Tarifnya Rp996,74.

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu