Dr. Abdul Rojak, M.Si

Dosen UIN Jakarta; Pegiat Good University Governance
News

Perguruan Tinggi di Era Disruptif

Saat ini kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tengah memasuki era yang disebut dengan revolusi industri 4.0.


Perguruan Tinggi di Era Disruptif
Ilustrasi - Industri 4.0 (AKURAT.CO/Ryan)

Selanjutnya Asep Totoh (Kepala HRD Yayasan Pendidikan Bakti Nusantara) dalam tulisannya di media daring yang berjudul: “Perguruan Tinggi Era 4.0 Dalam Pandemi COVID-19” merumuskan beberapa langkah strategis yang segera dipersiapkan dan dilakukan perguruan tinggi dalam mengantisipasi perubahan dunia yang disruptif yaitu:

  • Mempersiapkan dan memetakan angkatan kerja dari lulusan pendidikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Mengubah atau menciptakan kurikulum dan metode pembelajaran yang fleksibel, adaptif, dan kontekstual dengan moda cyber university dan sistem pembelajaran daring learning dan hybrid learning). Adaptasi kurikulum, metode pembelajarannya dan ekosistem pendidikan harus sejalan dengan perubahan iklim bisnis, industri yang semakin kompetitif dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan sains.
  • Memperkuat kemampuan merespon kebutuhan dunia kerja, usaha dan industri dengan inovasi dan kurikulum lintas disiplin dan kurikulum yang adaptif dan kontekstual.
  • Harus bisa menjadi saluran pemikiran melalui riset dan pelbagai inovasi dan pengembangan cara-cara baru.
  • Menumbuh-kembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dan dosen sebagi solusi perubahan zaman dan kebermanfaatan masyarakat banyak.
  • Membekali peserta didik dengan berbagai kecakapan agar mereka survive. Pembekalan itu mencakup penguasaan data dan teknologi, pengetahuan humaniora, keterampilan kepemimpinan, dan kewirausahaan.
  • Sinergi dunia pendidikan dan dunia Industri untuk dapat mengembangkan Industrial transformation strategy. Salah satunya dengan mempertimbangkan perkembangan sektor ketenagakerjaan karena transformasi industri akan berhasil dengan adanya tenaga kerja yang kompeten.

 Respon UIN Jakarta

Era disruptif menghendaki adanya perubahan termasuk perubahan proses pembelajaran. Sebagaimana prediksi Prof. Clayton Christenson, dari Harvard Business School, bahwa ke depan yang akan survive hanyalah institusi pendidikan yang mengusung program pendidikan berbasis digital-IT. Makanya yang dibutuhkan ke depan, adalah bagaimana Perguruan Tinggi dapat membangun IT yang lengkap dengan infrastuktur yang andal sebagai langkah digitalisasi pendidikan tinggi. 

Jadi bukan lagi ruang kelas yang banyak tetapi ruang digital yang lengkap dengan infrastruktur program pembelajaran daring. Prof. Nur Syam menegaskan bahwa pilihan kita hanya dua saja, apa perguruan tinggi akan bertahan dengan pendidikan konvensional seperti sekarang atau akan berubah menyongsong new style program pembelajaran. Jika pilihan perguruan tinggi tetap berada di program pendidikan konvensional, maka tunggu waktu kapan PT akan ditinggalkan oleh sumber daya mahasiswa, tetapi jika perguruan tinggi memilih yang new style, maka perguruan tinggi harus melompat menuju sesuatu yang baru. Kurikulum diubah total dipadukan dengan riset dan pengabdian masyarakat dan pembelajaran yang prospektif berbasis pada penggunaan digital-IT yang sangat memadai.

Di hari miladnya yang ke 64, 20 Mei 2021, UIN Jakarta yang merupakan wujud dari transformasi kelembagaan pendidikan tinggi dari ADIA-IAIN-UIN sudahkah mengambil berbagai langkah dan kebijakan strategis dan fundamental dengan rancang bangun dan desain serta program yang terukur, adaptif, kontekstual, konstruktif dan relevan dengan kondisi kekinian, kedisinian dan antisipasi masa depan yang sarat dengan perubahan yang disruptif.

Apakah UIN bisa dan mau merespon dinamika dan tantangan era disrupsi tersebut? Sebagai PTKIN yang terbesar sudah saatnya UIN Jakarta mampu merespon dan menjawab berbagai tantangan yang terjadi di era disrupsi untuk terus menjadi lokomotif dalam menghadapi perubahan besar baik dalam tata kelola kampus (good university governance dan merryt system management) dan selalu terdepan dalam melahirkan gagasan dan pemikiran keagamaan yang inklusif, moderat dan konstruktif serta karya-karya integrasi keilmuan-keislaman yang mengglobal sebagai wujud dari kontribusinya dalam pembangunan peradaban umat manusia.

SELAMAT MILAD KE 64 UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA