News

Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah


Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah
Tradisi menyambut 1 Syawal di berbagai daerah (menpan.go.id)

AKURAT.CO, Setelah berpuasa selama satu bulan penuh, Hari Raya Idulfitri merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Di berbagai daerah di Indonesia, ada cara unik untuk menyambut perayaan besar tersebut.

Acara penyambutan 1 Syawal Hari Raya Idulfitri biasanya dilakukan dengan berbagai upacara unik, yang sudah dilakukan secara turum temurun. Mulai dari perang dengan menggunakan ketupat hingga membuat gunungan makanan.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Idulfitri tahun 2020 kali ini sepertinya tidak ada tradisi tersebut. Hal ini dikarenakan Indonesia masih belum terbebas dari pandemi virus corona yang melanda sejak awal Maret 2020 lalu.

Kira-kira, apa saja tradisi unik menyambut 1 syawal di berbagai daerah?

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 tradisi unik berbagai daerah menyambut 1 Syawal.

1. Perang Topat, Lombok

Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah - Foto 1
Sentraholidays

Salah satu tradisi unik sambut 1 Syawal datang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Masyarakat biasanya mengadakan Perang Topat atau Perang Ketupat sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Sebelum memulai perang, upacara akan dimulai dengan berziarah ke makam para ulama di daerahnya. Setelah itu, barulah acara perang ketupat dimulai. Selain umat muslim, tradisi ini juga turut diikuti oleh umat agama lain.

2. Tumbilotohe, Gorontalo

Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah - Foto 2
menpan.go.id

Gorontalo juga punya tradisi unik sambut Lebaran bernama Tumbilotohe. Tumbilotohe merupakan upacara penyambutan 1 Syawal berupa pemasang lampu. Pemasangan lampu-lampu tersebut biasanya dilakukan di rumah warga, dengan jumlah lampu sesuai dengan jumlah anggota keluarga.

Konon, tradisi ini telah diturunkan sejak abad ke-15, untuk mengapresiasi umat muslim yang telah menjalankan puasanya dengan baik. Selain dipasang di rumah, lampu-lampu dari upacara Tumbilotohe juga dipasang di jalan raya.

3. Grebeg Syawal, Yogyakarta

Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah - Foto 3
Instagram/bariparamarta

Menyambut 1 Syawal, keraton Ngayogyakarta Hadiningrat biasanya mengadakan tradisi Grebeg Syawal. Diketahui, upacara berupa mengarak gunungan hasil bumi tersebut dilakukan sebagai simbol Hajad Dalem (sedekah) serta kedermawanan Sultan kepada rakyatnya.

Dalam pelaksanaannya, gunungan hasil bumi berbentuk kerucut akan diarak dari Pagelaran Keraton Yogyakarta menuju halaman Masjid Agung Kauman untuk didoakan. Setelah itu, barulah gunungan tersebut dibagikan kepada masyarakat.

4. Ronjok Sayak, Bengkulu

Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah - Foto 4
Loop.co.id

Dalam menyambut 1 Syawal, masyarakat Bengkulu memiliki tradisi unik bernama Ronjok Sayak. Tradisi Ronjok Sayak atau Bakar Gunung Api biasanya dilakukan pada malam takbiran atau malam ke-27 Ramadan. Konon, tradisi tersebut merupakan sebuah simbolis sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Sejak dahulu, tradisi tersebut biasa dilakukan oleh masyarakat kota Bengkulu, khususnya oleh warga suku Serawai. Untuk diketahui, Suku Serawai merupakan suku dengan populasi terbesar kedua yang tinggal di beberapa perkampungan di Bengkulu.

5. Bedulang, Bangka

Perang Ketupat hingga Bakar Gunung Api, 5 Tradisi Unik Menyambut 1 Syawal dari Berbagai Daerah - Foto 5
menpan.go.id

Kepulauan Bangka Belitung juga mempunyai tradisi unik untuk menyambut datangnya Idulfitri. Biasanya, masyarakat akan mengadakan upacara Bedulang. Dalam pelaksanaannya, masyarakat akan berkumpul untuk makan begara atau makan bersama.

Saat makan bersama, warga pun tidak boleh menggunakan sendok dan hanya diperbolehkan menggunakan tangan. Selain itu, pelaksaan juga harus sesuai aturan. Di mana, orang yang lebih tua terlebih dahulu, kemudian barulah diikuti oleh yang muda.

Itulah sederet tradisi unik menyambut 1 syawal dari berbagai daerah di Indonesia, masih banyak lagi tradisi unik dan seru lainnya.

Bagaimana dengan perayaan di daerahmu? []