News

Perang Geng Napi Picu Kerusuhan di Penjara Ekuador, 79 Tewas, Beberapa Dimutilasi

Perkelahian terkoordinasi antara geng narapidana telah memicu kerusuhan besar di tiga pusat penjara di Ekuador. Jumlah yang tewas hingga 79 orang.


Perang Geng Napi Picu Kerusuhan di Penjara Ekuador, 79 Tewas, Beberapa Dimutilasi
Setidaknya 79 orang tewas setelah kerusuhan pecah karena perkelahian antar gang di penjara-penjara Ekuador (Sky News)

AKURAT.CO, Perkelahian terkoordinasi antara geng narapidana telah memicu kerusuhan besar di tiga pusat penjara di Ekuador. Karena insiden ini, jumlah yang tewas pun dikatakan telah melambung hingga 79 orang.

Mengutip Al Jazeera, laporan anyar jumlah korban tewas disampaikan oleh pihak berwenang Ekuador pada Rabu (24/2) waktu setempat. Namun, bersamaan dengan itu, otoritas mengaku telah berhasil mengendalikan situasi di fasilitas penjara yang dilanda kekerasan.

"Berkat tindakan yang dilakukan antara lembaga ini dan kepolisian, situasinya terkendali," terang otoritas penjara Ekuador, SNAI dalam sebuah pernyataan.

Kerusuhan anyar di penjara Ekuador ini memang belakangan berhasil menyedot perhatian publik. Insiden ini bahkan dinilai menjadi salah satu kerusuhan penjara paling buruk sepanjang sejarah Ekuador.

Kegaduhan ini sendiri bermula pada Desember tahun lalu. Saat itu, geng-geng tahahan memperebutkan kepemimpinan setelah ketua Los Choneros terbunuh di sebuah pusat perbelanjaan usai beberapa bulan dibebaskan.

Sementara, Los Choneros selama ini dikenal sebagai geng paling kuat di lembaga permasyarakatan (lapas) di Ekuador.

"Ini adalah dua kelompok yang bersaing untuk mendapatkan kepemimpinan kriminal di pusat-pusat penahanan," kata Edmundo Moncayo, direktur lembaga penjara Ekuador.

Karena itulah, geng-geng napi di lapas Kota Guayaquil, Cuenca, dan Latacunga akhirnya saling bertempur satu sama lain. Bahkan menurut Channel News Asia, para tahanan dikatakan sampai nekat menggunakan senjata buatan tangan untuk 'berperang'.

Pertarungan antargeng ini pun terjadi setidaknya dari Senin (22/2) malam waktu setempat. Lalu pada Selasa (23/2), konfrontasi terus berlanjut, terutama di area yang memiliki keamanan maksimum di lapas Guayaquil dan Cuenca.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu