Ekonomi

Perang Dingin dengan Yenny Wahid, Ternyata Segini Harta Kekayaan Cak Imin!

awalnya Yenny Wahid mengatakan soal politikus yang elektabilitasnya rendah supaya tidak memaksakan diri untuk nyapres


Perang Dingin dengan Yenny Wahid, Ternyata Segini Harta Kekayaan Cak Imin!
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Baru-baru ini konflik antara Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan Zanuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid) yang secara terang-terangan saling sindir di media sosial harus diselesaikan secara internal.

Mereka melakukan sindiran tersebut, karena awalnya Yenny Wahid mengatakan soal politikus yang elektabilitasnya rendah supaya tidak memaksakan diri untuk nyapres. Sindiran yang dilayangkan Yenny Wahid di akun pribadi Twitternya tersebut pun, membuat Cak Imin tampak tersulut untuk membalas sindiran itu. 

Di sisi lain juga,  Cak Imin menyita perhatian masyarakat. Mengingat Cak Imin terang-terangan akan maju sebagai calon Presiden tahun 2024 nanti.

baca juga:

Mau nyapres di tahun 2024 nanti, sebenarnya berapa sih harta kekayaan Cak Imin? 

Cak Imin saat ini sebagai Wakil DPR RI, ternyata memiliki harta kekayaan sekitar Rp26 miliar lho. Terakhir ia menyampaikan LHKPN-nya pada 27 Agustus 2021.

Tercatat ia memiliki lima bidang tanah dan bangunan dengan kisaran harga yang variatif, jika ditotalkan menyentuh sekitar Rp23 miliar. Tak hanya itu, Cak Imin pun memiliki satu unit sepeda motor PIAGGIO tahun 2007 serta 2 buah mobil Toyota Alphard Minibus tahun 2009.

Cak Imin pun tercatat juga memiliki harta bergerak lainnya sekitar Rp154 ​​juta, kemudian kas dan setara kas sekitar Rp988 juta. Dia tidak memiliki surat berharga dan harta lainnya serta utang. Jika ditotal totalnya mencapai Rp26 triliun.

Sekadar informasi, sebelumnya Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro mengibaratkan perseteruan antara putri dan keponakan Gus Dur tersebut seperti Borok (luka) yang belum kering dan sewaktu-waktu bisa kembali rusak.

" Karena belum tuntas akhirnya jadi seperti borok, sehingga sewaktu-waktu bisa kumat. Itu yang tepat bisa dituntaskan," ucap Siti Zuhro di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022).