Olahraga

Peran Suporter dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Akurat.co melakukan live Instagram bersama dengan Ketua Forum Dikusi Indonesia (FDSI), Helmi Atmaja membahas soal isu sepak bola nasional.


Peran Suporter dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Ketua Forum Dikusi Indonesia (FDSI), Helmi Atmaja. (INSTAGRAM/@helmiatmaja)

AKURAT.CO, Nama Forum Diskusi Suporter Indonesia (FDSI) mungkin tidak asing lagi di telinga pencinta sepak bola Tanah Air. Kiprah FDSI di olahraga kulit bundar nasional memang tak perlu diragukan.

Komunitas yang berdiri pada 2014 ini dikenal kerap melontarkan kritik-kritik kepada PSSI. Bahkan, FDSI juga pernah memenangkan gugatan terhadap federasi sepak bola Indonesia itu terkait status PSSI sebagai badan publik. 

Bahkan, FDSI juga pernah ‘menyegel’ kantor PSSI setelah resmi dibekukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 17 April 2015, tepat sehari sebelum PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya yang menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI 2015-2023.

baca juga:

Setelah itu, FDSI tetap rajin mengkritik PSSI meski tidak sekencang dua tahun tersebut. Nah, pada Senin (17/1), Akurat.co berkesempatan melakukan live Instagram bersama dengan perwakilan yang juga dianggap sebagai Ketua FDSI, Helmi Atmaja.

Dalam sesi wawancara yang berlangsung kurang lebih 45 menit, Akurat.co dan Helmi Atmaja membahas sepak bola Indonesia baik mengenai kegiatan FDSI selama pandemi, suporter, Timnas Indonesia, hingga PSSI.

Kegiatan FDSI apa saja, khususnya selama pandemi?

Vakum, terus terang ya vakum karena tidak adanya pertandingan liga dan timnas nggak main. Kami diskusi di Facebook atau media sosial aja. Tapi kalau untuk ketemu langsung baru kemarin Piala AFF, itu kita adakan nobar kecil-kecilan sambil cek-cek ombak

Kalau dulu kita sering berangkat, waktu 2014 ke Myanmar. Terus 2016 ke Piala AFF di Thailand. Jadi kita sering away ke luar negeri untuk mendukung timnas.

Menurut Anda, bagaimana peran PSSI pimpinan Mochamad Iriawan dalam mewadahi suporter saat ini? Apakah sudah cukup baik?