News

Penyidikan Rampung, Sekda Nonaktif Tanjungbalai Yusmada Segera Disidang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan kasus suap lelang jabatan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.


Penyidikan Rampung, Sekda Nonaktif Tanjungbalai Yusmada Segera Disidang
Mantan Sekda Kota Tanjungbalai Yusmada (kanan; rompi oranye). (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan kasus suap lelang jabatan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Pada Kamis (21/10/2021) kemarin, tim penyidik menyerahkan barang bukti dan tersangka yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungbalai nonaktif Yusmada (YM) ke penuntut agar dapat segera disidangkan.

"Tim jaksa, Kamis (21/10/2021) telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) atas nama tersangka YM (Yusmada) dari tim penyidik karena berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Penahanan terhadap Yusmada, kata Ali, dilanjutkan oleh tim jaksa untuk 20 hari ke depan, terhitung mulai 21 Oktober sampai dengan 9 November 2021 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Ali mengatakan dalam waktu 14 hari kerja, jaksa segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara Yusmada ke pengadilan tipikor.

"Persidangan nantinya diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Medan," ucap Ali.

Dalam perkara ini, KPK menduga Yusmada memberikan uang senilai Rp200 juta kepada Syahrial agar terpilih menjadi Sekda Kota Tanjungbalai.

Suap Yusmada berawal saat Syahrial selaku Wali Kota Tanjungbalai menerbitkan surat perintah terkait seleksi terbuka jabatan tinggi Pimpinan Pratama Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai.

Yusmada yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungbalai masuk sebagai salah satu pelamar seleksi. Yusmada kemudian mengikuti beberapa tahapan seleksi.