News

Penyidik KPK Jadi Tersangka Kasus Suap Penanganan Perkara Walikota Tanjungbalai

Yang bersangkutan langsunf ditahan


Penyidik KPK Jadi Tersangka Kasus Suap Penanganan Perkara Walikota Tanjungbalai
Ilustrasi - Penjara (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan penyidiknya sendiri yang berasal dari unsur Polri bernama Stefanus Robin sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap. 

Suap didapat Stefanus dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang notabene tengah menjalani proses penyidikan di KPK.

Selain Stefanus, KPK juga menjerat M Syahrial dan pengacara bernisial MH sebagai tersangka.

"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).

Adapun tujuan suap diberikan kepada Stefanus, tak lain agar kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai yang tengah diusut KPK tidak dilanjutkan.

Firli menyatakan, KPK tidak akan mentolerir perbuatan yang dilakukan penyidiknya tersebut.

"Sikap KPK dari awal sampai hari ini tidak bergeser, yaitu memegang prinsip zero tolerance. Tak pernah memberikan toleransi terhadap penyimpangan," kata Firli.

Dalam kasus jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai sendiri KPK belum mengumumkan secara resmi pihak yang dijerat sebagai tersangka. 

Pengumunan tersangka akan dilakukan saat upaya hukum paksa seperti penangkapan atau penahanan.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu