News

Penyidik Jadi Tersangka Kasus Suap, Komisi III: Ini Sangat Merugikan Nama Baik KPK

KPK harus diisi orang-orang yang memiliki integritas, kemampuan, dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi


Penyidik Jadi Tersangka Kasus Suap, Komisi III: Ini Sangat Merugikan Nama Baik KPK
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Pangeran Khairul Saleh mengecam keras adanya dugaan oknum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta sejumlah uang kepada Wali Kota Tanjungbalai Syahrial sebesar Rp 1,5 milyar.

Oleh karena itu, Pangeran meminta kejadian ini harus menjadi peringatan agar penempatan penyidik atau pegawai di KPK yang benar-benar terseleksi dan diisi orang-orang yang memiliki integritas, kemampuan, dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi, moralitas, dan akhlak yang teruji.

"Kejadian ini sangat merugikan nama baik KPK karena bisa jadi persepsi publik atas kepercayaan anti korupsi bisa jadi disamakan dengan lembaga penegak hukum lainnya sehingga wibawa KPK juga ikut terpuruk," terang Saleh, sebagaimana yang dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulis, Jumat (23/4/2021).

Selain itu, Pangeran juga menilai kejadian dugaan pemerasan tersebut juga menunjukkan bahwa ada kelemahan dalam pengawasan sehingga kejadian tersebut dapat terjadi.

Politikus PAN itu berharap, KPK dapat segera membuka kasus ini secara terang benderang kepada masyarakat dan menghukum oknum-oknum yang bersalah.

"Jangan sampai kesalahan satu atau dua orang merusak nama baik KPK yang  selama ini telah berupaya keras  untuk membrantas korupsi di Indonesia," tandasnya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan penyidiknya sendiri yang berasal dari unsur Polri bernama Stefanus Robin sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap.

 Suap didapat Stefanus dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang notabene tengah menjalani proses penyidikan di KPK. Selain Stefanus, KPK juga menjerat M Syahrial dan pengacara bernisial MH sebagai tersangka.

"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).[] 

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu