Ekonomi

Penyaluran Dana Desa Untuk BLT Capai Rp20,24 Triliun

Penyaluran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa telah mencapai Rp 20,24 triliun


Penyaluran Dana Desa Untuk BLT Capai Rp20,24 Triliun
Illustrasi Dana Desa (Kubu Raya)

AKURAT.CO 

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan penyaluran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa telah mencapai Rp 20,24 triliun kepada 5,62 juta keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari pagu yang sebesar Rp 28,8 triliun untuk 8 juta KPM atau tersalurkan hanya 70,29 persen di akhir 2021.

baca juga:

“Dari segi BLT ini memang kita masih punya tantangan karena ternyata dari target 8 juta KPM kita baru dapat sekitar 5,62 juta KPM,” kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto Bhakti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (20/1/2022).

Menurutnya, penurunan target KPM dikarenakan belum ada peraturan yang mengatur batas minimal besaran anggaran BLT Desa yang harus dianggarkan oleh pemerintah desa. Sehingga dibutuhkan peran aktif dari pemerintah daerah untuk lebih proaktif mendata jumlah penerima BLT desa.

“Selama ini masih ada desa yang hanya mendaftarkan dalam jumlah yang sedikit. Bahkan ada satu desa yang jumlah penerima hanya 50 KPM padahal jumlah penduduknya cukup besar. Hal ini jadi bahan evaluasi kami akan kami teliti dari sisi pemberian BLT desa sehingga harapannya menjadi lebih baik,” ucap Astera.

Namun, ke depannya Prima akan memastikan hal ini menjadi bahan evaluasi Kemenkeu ke depan dan pemerintah akan mengklasifikasi lebih baik untuk pemberian BLT Desa, yaitu dengan melaksanakan kerjasama dengan Kementerian Desa dan Kementerian Dalam Negeri untuk bersama-sama memonitor.

Secara rinci, kelompok keluarga penerima manfaat (KPM) BLT Desa tersebut meliputi guru 0,19 persen, buruh pabrik 1,92 persen, nelayan dan buruh nelayan 3,43 persen, pedagang dan UMKM 4,29 persen, petani dan buruh tani 58,75 persen serta lain-lain 31,42 persen.

“Sebagian besar dinikmati petani dan buruh petani. Jadi ini hampir sama dengan gambaran kemiskinan di Indonesia karena sebagian besar ada di sektor pertanian,” jelasnya.

Sementara itu, khusus untuk kinerja penyaluran Dana Desa untuk tambahan atau top up BLT Desa telah mencapai Rp65 miliar dengan jumlah desa yang sudah tersalur top up BLT Desa sebanyak 1.842 desa atau 40,28 persen kepada 72.224 KPM atau 16,21 persen.[]