News

Penyaluran BST Pos Indonesia ke Seluruh Daerah Capai 79 Persen dalam 7 Hari

Sebanyak 7,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) telah menerima BST dari total alokasi 9,6 juta KPM


Penyaluran BST Pos Indonesia ke Seluruh Daerah Capai 79 Persen dalam 7 Hari
Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) (DOKUMEN)

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 masih melanda negeri dan bahkan mengalami rekor lonjakan pada pasien positif Covid-19 berikut korban jiwa karena terpapar virus corona. Pemerintah merespon dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Pemerintah menarik rem darurat. Pemberian vaksin terus digencarkan sebagai usaha membentuk herd immunity, dan paralael pemerintah juga berupa keras memulihkan ekonomi negara yang terdampak penyebaran virus Corona ini. 

Pemerintah menjalankan program Jaring Pengaman Sosial sebagai wujud hadirnya negara dan perhatian pemerintah pada kesulitan yang dialami warga. Salah satu bentuk jaring pengaman sosial yang dilakukan pemerintah adalah pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST), yang disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui PT Pos Indonesia (persero) yang telah dilaksanakan sejak awal tahun 2021, Kementerian Sosial telah mulai menyalurkan BST melalui Pos Indonesia dengan target 10 juta KPM, yang berakhir di bulan April lalu. 

Pemerintah kembali menjalankan program jaring pengaman sosial dengan menyaluran BST dan menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat (PPKM level-4), di awal Juli 2021 akibat badai gelombang kedua pandemi Covid-19. Penyaluran BST mau tidak mau harus dilakukan di tengah situasi PPKM Darurat yang diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali.

PT Pos indonesia kembali digandeng untuk menyalurkan BST secara serentak di Indonesia. Seperti yang sudah dijalankan serupa sebelumnya, BST ditargetkan untuk diberikan ke 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan kali ini total anggarannya adalah Rp 6 triliun.

BST diberikan ke PKM sebesar Rp 300 ribu per bulan, yang diperuntukkan bulan Mei dan Juni yang diberikan sekaligus sehingga KPM mendapatkan Rp 600 ribu dalam penyaluran Mei dan Juni ini.Setelah diawali penyaluran BST pada 18 Juli lalu, Pos Indonesia tidak mengendorkan distirbusi BST, alih-alih semakin tancap gas mengejar target penyaluran.

Layar terkembang, pantang surut ke belakang. Target di depan mata harus dikerjakan. Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) percaya Pos Indonesia dapat merealisasikan target penyaluran BST. Seluruh  punggawa pos se-Indonesia, yang berjumlah tidak kurang dari 21 ribu pegawai pos se indonesia kata Faizal,  siap menyalurkan program BST.

“Karena kami sudah berpengalaman setahun lebih jadi kami terus tingkatkan cara penyalurannya. Teman-teman di lapangan makin tahu lokasinya (KPM), di mana rumahnya, dan mana yang bisa disalurkan melalui komunitas,” kata Faizal dalam keterangan persnya, Senin (2/8/2021).

Realisasi Penyaluran BST Capai 79 persen Dalam Tempo 10 Hari