Lifestyle

Penumpang Terkejut, Bandara Dubai Gunakan Bahasa Jawa untuk Informasi Penerbangan


Penumpang Terkejut, Bandara Dubai Gunakan Bahasa Jawa untuk Informasi Penerbangan
Bandara Internasional Dubai (Foto: psimonmyway.com)

AKURAT.CO, Bandara internasional umumnya selalu menggunakan bahasa internasional seperti Inggris dalam menyampaikan informasi penerbangan. Berbeda dengan Dubai yang kedapatan menggunakan bahasa daerah asal Indonesia yaitu Jawa.

Dapat dipastikan bahwa tidak banyak orang Jawa di Dubai. Dan mungkin banyak yang tidak tahu, apa itu Suku Jawad an bahasanya. Sehingga tidak heran jika banyak penumpang terkenjut saat mendengar informasi penerbangan di Bandara Internasional Dubai menggunakan bahasa jawa.

Wahyu Pratomo, salah pilot sekaligus traveller asal Indonesia merekam dan mengunggah pengumuman berbahasa Jawa itu ke akun Youtube pribadinya dengan durasi 15 detik.

"Nuwun sewu, bapak-bapak soho ibu-ibu, penerbangan Emirates EK tigo-gangsal-wolu dateng Jakarta sak meniko bade ...," begitu bunyi pengumuman penerbangan EK 358 rute Dubai-Jakarta di Bandara Dubai - bandara internasional tersibuk di dunia yang terekam dalam youtube Wahyu.

Pengumuman itu mempunyai arti "Mohon maaf Bapak-bapakdan Ibu-ibu. Penerbangan Maspakai Emirates dengan nomor penerbangan EK-358 sudah tiba dari Jakarta".

Sejumlah penumpang yang memahami bahasa Jawa di ruang tunggu yang mendengar pengumuman dalam Bahasa Jawa, malah puas tertawa.

''Kaget benar, boarding announcement-nya pakai Bahasa Jawa. Saya ketawa-ketawa bareng orang Indonesia yang lain,'' kata Wahyu.

Menurut Divisional Vice President dari Emirates, Walter Riggans, Bahasa Jawa sengaja digunakan untuk memudahkan penumpang yang tidak memahami bahasa Inggris atau Arab saat proses naik ke pesawat.

Penumpang Terkejut, Bandara Dubai Gunakan Bahasa Jawa untuk Informasi Penerbangan - Foto 1

dubai-airport.xyz

''Ini supaya penumpang di Bandara Dubai yang tidak bisa berbahasa Inggris atau Arab bisa merasa nyaman. Bersama pihak bandara, kami memasukkan 26 bahasa dalam sistem untuk dipakai di setiap pintu keberangkatan, sehingga supervisor yang bertugas bisa memilih bahasa sesuai penumpang yang akan terbang,” kata Riggans seperti dikutip dari laman BBC Indonesia, Minggu (6/8).

"Ini sangat membantu mempercepat proses naik pesawat,'' tambahnya.

Di dunia, saat ini ada dua bandara yang menggunakan pengumuman informasi Bahasa Jawa. Selain Bandara Internasional Dubai, Bandara Adisutjipto di Yogyakarta juga memberlakukannya mulai 17 Juli lalu. Alasannya, untuk menghadirkan 'keramahan' Yogyakarta dan mendukung pelestarian budaya lokal.

Sebagaimana diketahui, Dubai termasuk salah satu bandara translit yang banyak digunakan penumpang asal Indonesia. Bandara ini diantaranya digunakan untuk translit perjalanan umroh ke Tanah Suci Makkah dan Madinah. Maskapai Emirates termasuk yang paling banyak digunakan Jemaah umroh ke Saudi Arabia.[]