Entertainment

Penuh Haru! Kisah Perjuangan Vanessa Angel Lahiran, Suami Cuma Pegang Uang Rp38 Ribu

Vanessa Angel menjadi salah satu artis yang kerap menjadi sorotan publik. Terbaru, kisah perjuangannya saat melahirkan anak pertamanya berhasil membuat haru.


Penuh Haru! Kisah Perjuangan Vanessa Angel Lahiran, Suami Cuma Pegang Uang Rp38 Ribu
Perjuangan melahirkan Vanessa Angel (Instagram/vanessaangelofficial)

AKURAT.CO, Vanessa Angel menjadi salah satu artis yang kerap menjadi sorotan publik. Terbaru, kisah perjuangannya saat melahirkan anak pertamanya berhasil membuat haru warganet. Hal tersebut Vanessa ceritakan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Ussy Andika Official, belum lama ini.

Dalam ceritanya, Vanessa menyebutkan jika kehamilan anak pertamanya penuh dengan permasalahan. Mulai dari ia harus berurusan dengan kepolisian akibat tersandung kasus narkoba, sampai bisnis suami yang menjadi korban penipuan hingga hampir bangkrut.

Tidak hanya itu, proses persalinan Vanessa pun terbilang cukup berat. Bahkan, yang awalnya ia berencana untuk lahiran secara normal, terpaksa harus melalui operasi sesar.

"Awalnya mau normal, cuma ternyata aku kan kontraksinya kelamaan tuh tiga hari aku kontraksi, tapi nggak naik-naik bukaan. Jadi masih suruh pulang sama dokternya," jelas Vanessa.

Namun, hingga ia merasakan rasa sakit yang cukup parah, ternyata kondisi janin belum juga mau keluar. Akhirnya ia memutuskan untuk dilakukan operasi sesar.

"Kok nggak naik-naik bukaan, padahal mulesnya udah parah banget. Udah sampai nggak bisa makan, nggak bisa tidur," imbuhnya.

Lebih lanjut, Vanessa menyebutkan jika kehamilannya penuh dengan masalah. Terlebih, ia harus menghadapi kasus hukum di tengah kondisinya sedang hamil. Hal tersebut pun membuat Vanessa sempat stres.

"Aku nyampe nangis, aku ajak ngomong bayi dalam perut kan. Takutnya, kan aku stres pas hamil, takutnya anakku kenapa-kenapa. Soalnya aku benar-benar stres lho," imbuhnya.

Tidak cukup di situ, permasalahan juga menimpa sang suami, Bibi Ardiansyah. Saat Vanessa menghadapi persoalan hukum, bisnis tekstilnya justru jadi korban penipuan hingga mengalami kerugian cukup besar. Lebih parahnya, ia tidak bisa apa-apa mengingat saat itu pembatasan sosial di tengah pandemi sedang ketat-ketatnya.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co