Rahmah

Pentingnya Literasi Nazir Wakaf bagi Anak Muda

Negara tidak hanya butuh nazir yang profesional, tetapi juga sekaligus inovatif dan produktif, dan hanya generasi muda yang memiliki potensi ini


Pentingnya Literasi Nazir Wakaf bagi Anak Muda
Analis Kebijakan Ahli Muda Subdit Pengamanan Aset Wakaf Jaja Zarkasyi dalam webinar yang diselenggarakan Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Rabu (22/6/2022). (Tangkapan layar)

AKURAT.CO Sejauh ini literasi nazir (pengelola) wakaf di kalangan anak muda masih rendah. Padahal sebagai generasi produktif dan memiliki sejumlah potensi, posisi mereka sangat penting bagi pengelolaan tanah wakaf.

“Nazir wakaf ini harus ada regenerasi. Negara tidak hanya butuh nazir yang profesional, tetapi juga sekaligus inovatif dan produktif, dan hanya generasi muda yang memiliki potensi ini,” kata Analis Kebijakan Ahli Muda Subdit Pengamanan Aset Wakaf Jaja Zarkasyi dalam webinar yang diselenggarakan Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Rabu (22/6/2022).

Jaja, sapaan akrabnya, melanjutkan bahwa di Indonesia ada banyak generasi muda produktif yang prospek untuk menjadi nazir wakaf, tapi wawasan mereka soal ini masih minim.

baca juga:

“Banyak alumni perguruan tinggi syariah, tapi kurang aware dengan profesi nazir,” aku Jaja.

Jaja sangat menyayangkan karena wakaf sebenarnya memiliki potensi penting dalam membangun bangsa. Sekadar menyebutkan, banyak pesantren dari tanah wakaf, masih juga demikian, termasuk juga madrasah, dan sebagainya.

“Semua ini bukti bahwa wakaf sangat potensial untuk membangun bangsa,” ujar Jaja.

Menurut dia, saat ini konstruksi  hukum di Indonesia sudah sangat mendukung untuk pengelolaan dan pemberdayaan aset wakaf. Hanya, pemasaran akses wakaf sejauh ini masih terbatas, padahal ada banyak sekali tanah wakaf yang belum dimanfaatkan.

“Anak-naka muda sekarang tahunya star up, e-comers. Tapi wawasan terkait nazir wakaf masih asing,” aku Jaja.

“Mereka (anak-anak muda) tahunya wakaf itu hanya berkaitan  dengan masjid, musala, dan makam. Padahal bisa diartikan lebih luas dan produktif lagi,” imbuhnya.