Lifestyle

Penting, Kenali Istilah Cut Off Dalam Hubungan Pertemanan

Ada tanda-tanda hubungan pertemanan yang layak untuk di-cut off


Penting, Kenali Istilah Cut Off Dalam Hubungan Pertemanan
Ilustrasi pertemanan (Unspash/Nate Johnston)

AKURAT.CO, Istilah Cut Off sering disebut belakangan ini. Istilah cut off viral karena pernyataan Bella Tobing, seorang seleb TikTok. 

Dalam sebuah talkshow streaming, Bella menyebutkan bahwa dirinya telah meng-cut off salah seorang temannya yang juga merupakan content creator. 

Istilah cut off yang digunakan Bella ini lantas menimbulkan penasaran banyak orang, terutama jagad TikTok. Banyak yang mempertanyakan apa arti cut off sebenarnya. 

baca juga:

Cut Off adalah bahasa slang atau bahasa gaul yang sudah lama digunakan oleh penutur bahasa Inggris. Tapi, di Indonesia, cut off adalah istilah yang relatif baru. 

Menurut Cambridge Dictonary, cut off artinya titik tetap atau batas di mana sesuatu berhenti. Biasanya, istilah cut off digunakan untuk mengungkapkan kata kerja memotong atau berhenti.

Sedangka menurut Macmillandictionary, cut off artinya berhenti memiliki hubungan dekat atau bersahabat dengan seseorang. Sebagai bahasa gaul, arti cut off adalah memutuskan hubungan pertemanan.

Orang yang meng-cut off pertemanan artinya dia memutuskan hubungan pertemanan dan tidak lagi saling berteman.eng-cut off seseorang berarti memutus komunikasi pada seseorang. Biasanya, cut off pertemanan dilakukan ketika seseorang sudah tidak cocok lagi berteman.

Memang sulit memutuskan hubungan dengan seseorang, yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. 

Namun, ada tanda-tanda hubungan pertemanan yang layak untuk di-cut off atau diihentikan. Dilansir dari laman Bustle, berikut tanda kamu perlu memutus hubungan pertemanan dengan seseorang.

Mereka tidak ada untukmu

Persahabatan didasarkan pada kesetaraan, dan harapan untuk memberi dan menerima adalah komponen penting dari hubungan yang sehat.

Jika temanmu selalu menginginkanmu berada di sampingnya dan mendukungnya, tapi dia idak melakukan hal yang sama, itu pertanda persahabatan itu tidak sehat dan perlu dievaluasi 

Selalu bermasalah tentang apa yang kamu lakukan

Kamu mungkin merasa seperti tidak bisa melakukan yang benar dengan teman. Mereka terus mengatakan apa yang kamu lakukan selalu bermasalah.

Kemudian, kamu merasa lelah dengan semua energi dan waktu yang kamu habiskan untuk mendengarkan perasaan mereka, meminta maaf, dan mencoba memuluskan segalanya.

Merasa lebih buruk setelah menghabiskan waktu bersama

Pertemanan yang benar-benar serius, di mana kamu memiliki banyak hati ke hati dan banyak menangis bersama, seharusnya membuatmu merasakan kehangatan. Jika kamu tidak merasakannya, artinya ada yang salah dengan pertemananmu.

Selalu membatalkan janji

Membatalkan janji sekali dua kali dengan alasan jelas mungkin tidak masalah. Tapi, jika temanmu sering membatalkan janji menjelang waktunya datang, ini bisa menjadi tanda pertemanan yang tidak sehat. 

Ini menunjukkan bahwa temanmu tidak menghargaimu dan waktumu, atau kamu tidak lagi menjadi prioritas dalam kehidupannya.

Kamu tidak percaya padanya

Kepercayaan adalah dasar dari hubungan apa pun, dan jika kamu tidak dapat mempercayai temanmu, kemungkinan besar kamu tidak memiliki hubungan yang sehat. Persahabatan tanpa kepercayaan tidak mungkin menguntungkan dalam jangka panjang.

Tidak membiarkanmu menjadi diri sendiri

Teman-teman dapat menekan untuk melakukan hal-hal yang tidak kamu sukai, untuk mempertahankan sudut pandang atau cita-cita yang bukan milikmu.

Jika seorang teman tidak menghargai nilai dan kebutuhanmu sendiri, mungkin ada baiknya mencari teman baru.[]