Rahmah

Penjelasan Fatwa Tarjih Muhammadiyah Tentang Bilangan Bacaan Tasbih dalam Rukuk dan Sujud

Dalam melakukan rukuk dan sujud, seseorang disunnahkan untuk membaca tasbih.


Penjelasan Fatwa Tarjih Muhammadiyah Tentang Bilangan Bacaan Tasbih dalam Rukuk dan Sujud
Kajian Tarjih Online yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Selasa (25/1/2022). (Tangkapan Layar YouTube tvMu Channel)

AKURAT.CO Dalam melakukan rukuk dan sujud, seseorang disunnahkan untuk membaca tasbih. Lalu apakah bacaan tasbih di dalam rukuk dan sujud itu lebih dari satu kali? 

Terkait dengan hal itu, Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Ustaz Syamsul Hidayat menjelaskan mengenai bacaan tasbih dalam rukuk dan sujud. Penjelasan tersebut melihat dari Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah yang menyebutkan bahwa:

Kemudian angkatlah kedua belah tanganmu seperti dalam takbir permulaan, lalu rukuklah dengan takbir seraya melempangkan (meratakan) punggungmu dengan lehermu, memegang kedua lututmu dengan kedua belah tanganmu, sementara itu berdoa: Subha-nakalla-humma Rabbana wa bihamdikalla-hummaghfirli, atau berdoalah dengan salah satu doa dari Nabi SAW.

baca juga:

Kemudian angkatlah kepala untuk i’tidal dengan mengangkat kedua belah tanganmu seperti dalam takbiratul ihram dan berdoalah: Sami’allahu liman hamidah, dan bila sudah lurus berdiri berdoalah: “Rabbana wa lakal hamdu, lalu sujudlah dengan bertakbir, letakkanlah kedua lututmu dan jari kakimu di atas tanah, lalu kedua tanganmu, kemudian dahi dan hidungmu dengan menghadapkan ujung jari kakimu ke arah Qiblat serta merenggangkan tanganmu dari pada kedua lambungmu dengan mengangkat sikumu. Dalam bersujud itu hendaklah kamu berdoa: Subha-nakalla-humma Rabbana wa bihamdikalla-hummaghfirli atau berdoalah dengan salah satu doa dari Nabi saw. (HPT cetakan ketiga hal: 77-78).

"Ini tuntunan majelis Tarjih Jilid Satu, kalau yang cetakan ketiga mungkin juga yang beredar di UMS," ujarnya dalam Kajian Tarjih Online yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Selasa (25/1/2022).

Dari uraian tentang cara rukuk, menurut Ustaz Syamsul bahwa sujud dan doa yang dibaca di dalam rukuk dan sujud, bukan hanya membaca Subhanaka Allahumma rabbana wabihamdika allahummagh firli saja, tetapi juga doa-doa lain yang dituntunkan oleh Nabi SAW.

Sementara untuk doa yang dipilih oleh Tarjih adalah doa yang berbunyi: Subhanaka Allahumma rabbana wabihamdika allahummagh firli.

Karena doa tersebut diriwayatkan oleh Bukhari Muslim. Sehingga dalam ilmu Hadis sepakat bahwa Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim adalah Hadis yang paling sahih.

"Ini tidak hanya dipahami oleh Muhammadiyah atau warga Muhammadiyah tetapi dipahami oleh seluruh umat Islam tentunya yang berhaluan Ahlussunah Wal Jamaah," tandasnya. []