Ekonomi

Pengusaha Ngarep IKN Baru Prioritaskan Investor dan Pengusaha Dalam Negeri!

Pengusaha menyambut baik pengesahan Undang-Undang Ibu Kota Negara atau IKN dalam rapat paripurna DPR

Pengusaha Ngarep IKN Baru Prioritaskan Investor dan Pengusaha Dalam Negeri!
IKN Baru (instagram/nyoman_nuarta)

AKURAT.CO Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyambut baik pengesahan Undang-Undang Ibu Kota Negara atau IKN dalam rapat paripurna DPR RI yang dilaksanakan pada hari Selasa 18 Januari 2022.

" Dengan demikian proses pembangunan ibu kota baru di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur segera dimulai," kata Sarman Simanjorang lewat keterangannya kepada Akurat.co, Senin (24/1/2022).

Ia menilai dengan perpindahan ibu kota ini tentu akan dapat menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi di kawasan tengah wilayah Kalimantan yang berdampak juga ke kawasan timur dengan meningkatnya transaksi perdagangan antar wilayah, sehingga tidak lagi didominasi Pulau Jawa yang selama ini menguasai 57 persen pertumbuhan ekonomi nasional.

baca juga:

Proses pembangunan IKN ini menjadi peluang bagi pelaku usaha dalam negeri untuk ambil bagian dalam berbagai sektor, baik menjadi rekanan penyedia barang dan jasa maupun menjadi investor. 

Sesuai rencana Pemerintah bahwa pembiayaan pembangunan IKN ini akan bersumber dari APBN sebesar 53,3 persen dan sisanya sebesar 46,7 persen dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

" Pelaku usaha tentu akan antusias berperan serta membangun ibu kota Nusantara yang akan menjadi kebanggaan rakyat Indonesia," tuturnya.

Dunia usaha menunggu sosialisasi UU IKN beserta aturan turunannya, khususnya yang menyangkut dengan peluang usaha dan investasi yang ditawarkan beserta persyaratan, perizinan dan mekanismenya sehingga para pengusaha dapat mempersiapkan diri ke sektor yang akan dimasukinya baik untuk jangka pendek, menengah panjang sesuai dengan target pembangunan yang dicanangkan antara tahun 2020-2045.

Sarman Simanjorang berharap agar berbagai peluang kerja dan investasi di ibukota baru-baru ini bakal membuat Pemerintah lebih mengutamakan dan memberikan kesempatan kepada pengusaha dalam negeri. Sektor-sektor tertentu yang membutuhkan tekhnologi tinggi dan modal besar dapat diberikan kepada investor asing dengan tetap diwajibkan bermitra dengan UMKM.

" Badan Otorita IKN yang akan segera dibentuk oleh Pemerintah dalam tenggang waktu dua bulan kedepan diharapkan figur-figur yang profesional, memiliki pengalaman bidang pelayanan, perizinan serta perencanaan, leadership dan jaringan yang luas. Karena figur-figur yang akan duduk di struktur Badan Otoritas inilah yang akan menjalankan amanah UU IKN yang akan merumuskan berbagai kebijakan dan arah pembangunan IKN," paparnya.