Ekonomi

Pengusaha Gelisah, Ngarep PPKM Jakarta Turun ke Level 3!

Pengusaha saat ini harap harap cemas menunggu pengumuman pemerintah soal PPKM Level 4 masih diperpanjang atau tidak


Pengusaha Gelisah, Ngarep PPKM Jakarta Turun ke Level 3!
Tampak suasana pusat perbelanjaan sepi pengunjung di salah satu mal karena penerapan PPKM Level 4 di Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Pengusaha saat ini harap-harap cemas menunggu pengumuman  pemerintah, apakah PPKM Level 4 masih diperpanjang atau tidak.

Ketua Umum DPD HIPPI Prov.DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan dari sisi pelaku usaha pasti berharap agar PPKM Level 4 ini sudah berakhir sehingga berbagai sektor usaha yang sudah tutup selama sebulan ini dapat beroperasi untuk kelangsungan usahanya.

"Kalaupun masih diperpanjang kami berharap levelnya bisa diturunkan dari PPKM Level 4 ke PPKM Level 3, khususnya di DKI Jakarta dengan pertimbangan bahwa angka kasus Covid-19 dalam seminggu terakhir trennya semakin menurun," katanya lewat keterangan tertulisnya, Senin (2/8/2021).

Pertanggal 1 Agustus jumlah kasus di DKI Jakarta turun sebanyak 2.701 atau 0,33%, dengan tren tersebut Sarman menilai seharusnya dapat menjadi pertimbangan Pemerintah mengambil kebijakan menurunkan level PPKM di DKI Jakarta. 

Pihaknya mengungkapkan pengusaha tetap pada komitmen yang tinggi ketika Pemerintah memberikan kelonggaran, yakni dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan mendukung penuh berbagai program Pemerintah dalam upaya memerangi Covid-19 seperti program vaksinasi dan sosialisasi 5M dikalangan pekerja beserta keluarga.

"PPKM Level 4 yang diperpanjang pada tanggal 26 s/d 2 Agustus pelaku usaha mikro kecil sudah dapat beroperasi walaupun dengan jumlah pengunjung dan jam yang dibatasi serta prokes yang ketat. Namun kelonggaran ini sudah membangun semangat optimisme akan bangkit secara perlahan untuk kelangsungan usaha kedepan," ucapnya.

Terlebih ia menyatakan dengan pemerintah juga memberikan bantuan modal usaha produktif sebesar 1,2 juta kepada pelaku usaha mikro kecil tentu akan sangat membantu permodalan mereka yang sudah nyaris habis selama pemberlakukan PPKM Darurat. 

Akan tetapi, nasib para pengelola mal dan para pemilik toko didalamnya juga berbagai sektor usaha jasa dan pariwisata masih menunggu keputusan Pemerintah hari ini. Jika PPKM Level 4 masih diperpanjang dan mal belum bisa beroperasi tentu akan sangat menyulitkan akan kelangsungan usahanya. 

Mengingat sejak tanggal 3 Juli sampai tanggal 2 Agustus, praktis mereka tidak ada omzet dan profit. Disisi lain biaya operasional berjalan terus.