News

Pengunjung TMII Tembus 18 Ribu Orang pada Hari Pertama Lebaran, Pengelola: Ini Awal yang Bagus

18 ribu orang mengunjungi TMII pada hari pertama Idul Fitri 1442 Kamis (14/5/2021) kemarin. 


Pengunjung TMII Tembus 18 Ribu Orang pada Hari Pertama Lebaran, Pengelola: Ini Awal yang Bagus
Sejumlah warga memanfaatkan libur panjang cuti bersama dengan wisata ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (29/10/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mencatat sebanyak 18 ribu orang mengunjungi tempat wisata itu pada hari pertama Idul Fitri 1442 Kamis (14/5/2021) kemarin. 

Kepala Bagian Humas TMII, Adi Widodo menyebut, jumlah itu merupakan batas maksimum 30 persen dari kapasitas TMII seperti yang dianjurkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ini suatu awal yang bagus menunjukkan bahwa minat kunjungan ke TMII masih tinggi mengingat adanya beberapa pengetatan aturan di mana -mana," kata Adi ketika dikonfirmasi Jumat (14 /5/2021).

Pengunjung TMII diperkirakan tetap ramai pada hari kedua Idul Fitri, Adi mengimbau kepada masyarakat yang hendak berwisata di tempat ini untuk tetap menerapkan protokol, kesehatan. Dan yang  terpenting kata dia pengujung  memperhatikan kondisi kesehatan, jika sedang tidak fit dianjurkan untuk tetap di rumah dan menunda kunjungan ke TMII.

"Kami berharap bahwa masyarakat yang ingin ke TMII wajib memperhatikan kondisi kesehatan dan mematuhi prokes (protokol kesehatan)  yang telah ditetapkan demi kebaikan bersama. Apabila ragu-ragu sebaiknya menunda rencana berwisata," ucapnya.

Untuk menekan penyebaran Covid-19 pada periode libur Lebaran kali ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Seruan Gubernur  Nomor 5 tahun 2021 tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada Masa Libur Idul Fitri 1442 H.

Dalam peraturan yang dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan itu pengunjung tempat wisata dibatasi hanya  30 persen saja dari kapasitas normal, kemudian, pengunjung tidak ber-KTP DKI juga dilarang masuk. 

Kendati begitu,  Adi mengaku pihaknya tetap menerima warga dari luar Jakarta, dia tidak menyebutkan jumlahnya  secara pasti, tetapi dia memastikan pengunjung TMII ada yang tidak ber KTP DKI Jakarta. Adi berdalih para pengujung dari luar Jakarta datang  ke TMII untuk melihat anjungan masing-masing,

"Untuk pengunjung ada yang dari luar DKI. Karena kita tahu anjungan daerah itu ada pemegang KTP daerahnya masing2, itu ada keluarga, ada yg bekerja di situ juga, ada paguyuban warga daerah yang ada di Jakarta, barangkali hari ini mereka silahturahmi," tandasnya. []

 

Yohanes Antonius

https://akurat.co