News

Pengorbanan Nakes Lintasi Hutan demi Vaksinasi Sepasang Lansia

Demi memvaksin sepasang lansia di tempat terpencil, para nakes ini rela mendaki bukit dan melintasi hutan.


Pengorbanan Nakes Lintasi Hutan demi Vaksinasi Sepasang Lansia
Usaha nakes memvaksinasi lansia. (Twitter.com/cici_rayan)

AKURAT.CO Saat ini diketahui pemerintah Indonesia memang sedang berusaha untuk mempercepat capaian target vaksin. Namun terkadang beberapa lokasi di Indonesia yang jauh dari pusat keramaian ataupun fasilitas kesehatan menjadi salah satu kendala untuk memenuhi capaian target vaksin terutama untuk daerah-daerah terpencil di Indonesia.

Namun sebuah unggahan yang kini viral di Twitter dari akun @cici_rayan, menunjukkan sebuah perjuangan para tenaga kesehatan (nakes) untuk menjangkau warga di daerah terpencil agar bisa mendapatkan vaksin. 

Dalam unggahan pada hari Selasa (12/10) ia menunjukkan sebuah potret dirinya bersama rekan-rekan medisnya di sebuah bukit yang penuh semak-semak. Di unggahannya sang pemilik akun menjelaskan bahwa potret tersebut merupakan sebuah pengalaman saat mengunjungi warga yang jauh dari fasilitas kesehatan agar bisa mendapatkan vaksin.

Ia menceritakan bahwa demi memberikan vaksin kepada sepasang lansia yang berada di tengah hutan tanpa tetangga, ia bersama rekan-rekan medisnya harus menjemput bola menuju atas bukit dan melintasi tengah hutan. 

Di foto yang diunggah ia menyematkan tulisan “Akhirnya saya paham, kenapa vaksinasi di daerah terpencil kecil cakupannya. Bukan karena mereka enggan vaksin, tapi karena akses yang sangat susah dijangkau (jemput bola vaksinasi ke atas bukit, tengah hutan. sepasang lansia hidup di atas bukit, tanpa tetangga)” tulisnya.

Unggahan tersebut lantas viral dan mendapatkan perhatian serta komentar  dari warganet. Beberapa di antaranya membahas terkait pro dan kontra vaksin untuk lansia, Namun tak sedikit juga yang salut dengan ketangguhan para nakes untuk mengusahakan agar setiap warga Indonesia memperoleh vaksin.  

"Saya pernah juga jemput bola bareng tim puskesmas kecamatan naik gunung. Ga expect kalau medannya terjal banget. Salah satu petugas pakai motor matic. Saking curamnya akses ke atas dan jalanan berbatu (ga ada aspal), motor matic tsb sampai berasap." tutur @afrkml.

"Sehat-sehat selalu untuk mereka yang berjuang kali ini, salute," tutur warganet lainnya.[]