Ekonomi

Pengembangan Geopark Jadi Destinasi Wisata Beri Efek Berganda Bagi Ekonomi Rakyat

Menteri Erick: pengembangan geopark sebagai destinasi wisata dapat memberikan efek berganda atau multiplier effect bagi masyarakat.


Pengembangan Geopark Jadi Destinasi Wisata Beri Efek Berganda Bagi Ekonomi Rakyat
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI di Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pengembangan geopark sebagai destinasi wisata dapat memberikan efek berganda atau multiplier effect bagi masyarakat.

"Pengembangan geopark sebagai destinasi wisata sendiri dapat memberikan multiplier effect kepada masyarakat," ujar Erick Thohir dalam Konferensi Nasional Geopark Indonesia secara daring di Jakarta, Senin (22/11/2021).

Menurut Menteri BUMN, tidak hanya menciptakan peluang investasi, namun juga membuka lapangan pekerjaan baru berbasis sektor ekonomi kreatif sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan daerah.

baca juga:

Sebagaimana diketahui bersama Indonesia telah memiliki enam situs warisan geologi yang telah ditetapkan sebagai global geopark oleh UNESCO.

Indonesia masih memiliki potensi besar di mana terdapat puluhan situs yang dapat dikembangkan menjadi geopark dan diakui secara internasional.

"Untuk itu BUMN sebagai agen pembangunan tentu mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian dan pengembangan geopark," kata Erick Thohir.

Tentunya, lanjut dia, pengembangan geopark dilakukan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDG), sehingga tidak hanya aspek ekonominya saja yang dikembangkan, melainkan juga aspek community development agar daerah tidak dieksploitasi secara berlebihan.

Dengan begitu kelestarian geologi yang terkandung serta kekayaan hayati dan budaya daerah tersebut tetap terlindungi.

"Mari kita bersama terus memajukan dan menjaga kelestarian budaya dan alam Indonesia, karena kalau bukan kita siapa lagi," kata Erick Thohir.