News

Pengantin Pria Meninggal, 111 Orang Tamu Undangan Terinfeksi Corona


Pengantin Pria Meninggal, 111 Orang Tamu Undangan Terinfeksi Corona
Ilustrasi pernikahan di India (The Statesman)

AKURAT.CO, Lebih dari 100 orang di sebuah desa Kota Patna, India, terjangkit COVID-19, setelah menghadiri pernikahan dari pria India yang terjangkit COVID-19.

Pernikahan itu sendiri dilangsungkan pada 15 Juni lalu. Berdasarkan laporan, pria 26 tahun itu bekerja di Kota Gurgaon, di mana kota tersebut terdampak COVID-19. Pada hari pernikahan, penduduk desa menyatakan bahwa pengantin pria telah menunjukkan gejala-gejala sakit, namun entah bagaimana pesta akhirnya bisa digelar sampai selesai. Setidaknya ada lebih dari 300 warga yang hadir dalam pesta tersebut.

Barulah setelah pesta laporan infeksi bermunculan dan setidaknya ada 31 orang yang dinyatakan tertular COVID-19. Pengantin pria itu sendiri kemudian meninggal pada 17 Juni, dua hari setelah pernikahannya, setelah sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit.

baca juga:

Jumlah warga yang tertular COVID-19 dari klaster pernikahan itu pun bertambah hingga mencapai ratusan.

"Sejauh ini 111 orang yang menghadiri pernikahan atau pemakaman telah dinyatakan positif. Semua yang lain telah diidentifikasi dan diisolasi," kata Raj Kishor Chaudhary selaku kepala petugas medis di Patna, dilansir dari laman Daily Mail, Kamis (2/7).

Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan tentang kemungkinan pelanggaran social distancing terkait jumlah tamu di pernikahan dan pemakaman. Peraturan di India hanya memperbolehkan 50 orang untuk menghadiri pernikahan dan 20 orang untuk menghadiri pemakaman.

Bihar, salah satu daerah termiskin di negara itu dengan penduduk 120 juta orang, telah mencatat hampir 10.000 kasus, dengan 62 kematian. Para ahli meyakini kurangnya tes corona membuat angka kasus sebenarnya tidak diketahui, serta menyatakan bahwa jumlah korban sebenarnya lebih tinggi dari yang tercatat.

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah melonggarkan lockdown di tengah peningkatan kasus. Tetapi pada hari Selasa dia memperingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati.[]