Ekonomi

Pengangguran di Singapura Melonjak, Kok Bisa?


Pengangguran di Singapura Melonjak, Kok Bisa?
Illustrasi Pengangguran (Chicago Coalition for the Homeless)

AKURAT.CO Tingkat pengangguran di Singapura pada kuartal II tahun ini mengalami kenaikan, berdasarkan laporan Kementerian Tenaga Kerja. Pengangguran warga Singapura sebesar 3,3% pada Juni 2019, naik dari kuartal I sebesar 3,2%.

Sedangkan tingkat pengangguran bagi warga berstatus residen juga naik menjadi 3,1% dari sebelumnya pada Maret 3.0%.

Secara umum, tingkat pengangguran di Singapura pada kuartal II 2019 masih sama dengan kuartal I sebesar 2,2% dimana tingkat penganguran tersebut terjadi sejak Desember 2018.

Total lapangan kerja baru, kecuali pekerja rumah tangga asing, naik sebesar 6.200 pekerjaan pada kuartal II tahun 2019, hampir sama dengan kuartal yang sama pada 2018 (6.500).

Sebagian besar lapangan pekerjaan di Singapura masih di sektor jasa, meskipun sektor tersebut mengalami pertumbuhan terendah sejak kuartal III tahun 2016.

Sektor konstruksi masih dalam ekspansi, menambah 2.700 pekerjaan baru.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura melalui lansiran Anadolu, Senin (16/9/2019), menyatakan bahwa data tersebut mencerminkan adanya peningkatan permintaan dari kegiatan konstruksi sektor publik.

Tetapi manufaktur mencatatkan kontraksi sejak kuartal ketiga secara berturut-turut, memangkas sekitar 1.500 pekerjaan, karena output di sektor ini mengalami penurunan.

Jumlah lowongan kerja turun dari 57.100 di bulan Maret menjadi 47.700 di bulan Juni.

Akibatnya, rasio penyesuaian pekerjaan musiman yang disesuaikan dengan orang-orang yang menganggur merosot ke 0,94 untuk pertama kalinya sejak Desember 2017. []

Sumber: Anadolu