News

Pengamat Sarankan Ganjar Tak Berharap Lebih Pada PDIP

Soalnya, Megawati bakal ngotot dorong Puan


Pengamat Sarankan Ganjar Tak Berharap Lebih Pada PDIP
Potret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di berbagai kesempatan (Dokumen Humas Jawa Tengah)

AKURAT.CO  Pengamat politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute), Muhammad Mualimin mewanti-wanti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk tak berharap lebih tiket dukungan Pencapresan dari PDIP. 

Sebab, Ganjar tak bakal mendapatkan dukungan itu. Pasalnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pasti bakal menyelamatkan karier Puan Maharani, putrinya sendiri. 

"Sepopuler apapun Ganjar di mata publik, Megawati sebagai ibu kandung pasti ngotot agar Puan Maharani yang jadi Capres 2024. Kalau Megawati sudah berkehendak, mana berani kader membantah. Masa depan Ganjar di PDIP suram, lebih baik cari partai lain untuk Nyapres,’’ kata Mualimin dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/5/2021).

Dua justru mempertanyakan posisi Megawati sebagai Ketum PDIP yang tak pernah diganti. Padahal, kata dia, PDIP melabeli diri sebagai partai demokrasi. 

‘’Megawati ini aneh. Partai ada nama ‘Demokrasi-nya’, tapi kepemimpinan PDIP tak pernah berganti sejak 22 tahun silam. Sistem Ratu Abadi seperti ini membikin kader terbaik jadi tersingkir dan regenerasi mampet. Siapapun yang berani mengkritik Megawati terbuang dan mati karir. Contohnya Maruarar Sirait dan Rustriningsih,’’ ujarnya.

Melihat popularitas Ganjar di mata publik sebagai salah satu Capres 2024, mestinya Megawati juga bersikap demokratis sebagaimana nama partainya. Mega idealnya tidak memaksakan Puan Maharani untuk maju pada Pilpres 2024.

‘’Dari kecenderungan kehendak publik yang tampak, Megawati harusnya secara dewasa menyiapkan Ganjar Pranowo Nyapres ketimbang Puan Maharani yang kurang disambut. Jangan sampai pembeli ingin makan nasi goreng malah disodori bakso. Ciri pemimpin demokratis ikhlas menerima tuntutan banyak orang,’’ pungkasnya.