News

Pengamat Nilai Erick Thohir Bisa Berduet Dengan Semua Capres

Dedi menilai kelebihan Erick Thohir ialah datang dari kalangan profesional di Kabinet Indonesia Maju.


Pengamat Nilai Erick Thohir Bisa Berduet Dengan Semua Capres
Presiden Joko Widodo (tengah) menyapa tamu undangan didampingi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) saat peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging di Central Parking Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (25/3/2022). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

AKURAT.CO, Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai Erick Thohir sebagai figur yang bisa masuk dan berduet dengan semua Capres.

Dedi mengatakan, Erick sebagai Menteri BUMN datang dari kalangan profesional. Hal ini yang menjadi salah satu kelebihannya.

"Ini kelebihan Erick Thohir. Ia dapat masuk ke semua capres karena identitasnya yang berangkat dari sisi profesional, publik akan lihat dari sisi kinerja, bukan soal nasionalis atau religius yang selama ini menjadi magnet capres-cawapres," ujar Dedi dalam keterangannya dikutip pada Sabtu (25/6/2022).

baca juga:

Dedi menilai Erick sebagai figur yang menarik bagi elite atau pemilih partai politik (parpol).

"Tetapi bagi publik perlu diuji tingkat penerimaannya. Dalam catatan IPO, Erick Thohir cukup berhasil masuk jajaran 10 nama potensial meskipun memang di tataran rendah," katanya.

"Setidaknya, Erick Thohir jauh lebih baik dari daftar tokoh sesama di kabinet dari kalangan profesional," ujar Dedi.

Erick Thohir diketahui memuncaki elektabilitas bursa calon wakil presiden (cawapres) di Jawa Timur (Jatim). Menteri BUMN itu menyisihkan nama-nama politisi kawakan asal Jatim.

Survei Poltracking Indonesia yang dilaksanakan dengan tatap muka pada 16-22 Mei 2022. Dalam survei tersebut Erick Thohir berada puncak dengan elektabilitas 14.2 persen.

“Dalam simulasi 15 nama calon wakil Presiden Indonesia, Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas sebesar 14,2 persen. Diikuti Khofifah 13,7 persen,” terang Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi.

Erick Thohir memiliki kompetensi dan potensi untuk bisa bersaing meraih simpati masyarakat.

“Kami melihat momentum naiknya elektabilitas Bapak Erick Thohir hanya menunggu waktunya saja. Banyak tanda yang menunjukkan Bapak Erick Thohir memiliki potensi memenangi kandidasi untuk bisa maju pada Pilpres 2024,” ujar Koordinator 10 Simpul Relawan Jokowi Jatim, Fahmi Ismail.

Selain itu, naiknya elektabilitas Erick Thohir dalam survei bursa kandidasi juga tidak lain berkat restu masyarakat.[]