News

Pengamat: Airlangga Punya Kans Bersaing di Pilpres 2024

Kuncinya bagaimana Airlangga mendapatkan simpati publik sehingga elektabilitasnya bisa meningkat


Pengamat: Airlangga Punya Kans Bersaing di Pilpres 2024
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Humas Kemenko Bidang Perekonomian)

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memiliki kans besar untuk maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Kendati demikian, peluang yang sama juga dimiliki oleh figur-figur lain yang juga digadang-gadang atau mengkampanyekan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.

"Soal peluangnya sama dengan capres dan cawapres lainnnya. Karena semuanya punya kans yang sama," kata Ujang saat dihubungi AKURAT.CO, Minggu (15/8/2021).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review itu berpandangan, peluang Airlangga di Pilpres 2024 tergantung pada Airlangga sendiri. Menurut dia, kuncinya adalah bagaimana Menteri Koordinator Bidang Perekonomianitu bisa mendapatkan simpati publik sehingga elektabilitasnya terkerek ke posisi puncak.

baca juga:

"Jika Airlangga mampu menaikkan elektabilitasnya, maka dia akan bisa bersaing dengan capres lainnya," ujarnya.

Dia menyebut, elektabilitas Airlangga bisa naik berkat program kerja dalam penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19. Sebabnya, selain menjabat Menko Perekonomian, Airlangga juga adalah ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi dan koordinator PPKM di luar Jawa-Bali.

"Salah satunya dengan cara mensukseskan penanganan Covid-19 karena itu juga yang menjadi tugas Menko," pungkasnya.

Diketahui, nama Airlangga Hartarto kerap masuk dalam daftar calon presiden hasil survei lembaga. Terbaru, survei Indonesia Political Opinion (IPO) menyebut elektabilitas Airlangga sebesar 2,5%, atau menempati urutan 9 dari simulasi 20 tokoh potensial maju Pilpres 2024. 

Elektabilitas Airlangga disebut kalah dari Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 18,7%, Ganjar Pranowo 16,5%, Sandiaga Uno 13,5% atau Agus Harimurti Yudhoyono dengan 9,9%. Namun, berdasarkan survei yang dilangsungkan pada 2-10 Agustus lalu dengan melibatkan 1200 responden dan pengukuran kesalahan (sampling error) 2,50 persen serta tingkat akurasi data 97 persen itu, elektabilitas Airlangga unggul sedikit dari Zulkifli Hasan yang memiliki elektabilitas 1,9%, Haedar Nashir 1,7%,  Puan Maharani 0,9% atau Said Aqil dengan elektabilitas sebesar 0,8%.[]