News

Pengakuan Peziarah Kubur: Kita ke Sini Setahun Sekali, Sedih Kalau Tidak Diperbolehkan


Pengakuan Peziarah Kubur: Kita ke Sini Setahun Sekali, Sedih Kalau Tidak Diperbolehkan
Situasi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta saat Hari Raya Idulfitri 1441H. (AKURAT.CO/Muslimin)

AKURAT.CO, Pandemi virus Corona atau Covid-19 tidak menyurutkan niat masyarakat untuk ziarah kubur sanak saudara saat Hari Raya Idulfitri 1441H, Minggu (24/5/2020).

Salah satu contoh di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Di sana terpantau ramai peziarah, namun tidak seramai Idulfitri tahun lalu. Hal itu diakui seorang peziarah Acih Sukarsih (40). Acih bersama suaminya mengunjungi kuburan mertuanya. 

Acih mengatakan bahwa pada Idulfitri tahun lalu, kawasan TMP Kalibata ramai pedagang kali lima. Kekinian, PKL dan peziarah sepi.

Dia tidak heran dengan kondisi ini, mengingat Pemprov DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

"Lebih sepi, kalau saya lihat  (tahun lalu) banyak pedagang, sekarang enggak ada," kata Acih.

Acih menyebut telah menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah, seperi menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain. 

Dia mengaku sedih bila pemerintah melarang masyarakat berziarah. Mengingat, lebaran merupakan salah satu momentum yang dinilai pas untuk berziarah. 

"Kita enggak selalu ke sini, cuman setahun sekali. Sedih kalau sampai tidak diperbolehkan," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Petugas Keamanan TMP  Kalibata Agus. Dia mengakui bahwa umat Islam yang datang ziarah kubur kali ini memang tidak seperti Idulfitri sebelumnya. Biasanya, kata Agus usai salat idulfitri umat Islam ramai datang ke TMP Kalibata untuk berziarah.

"Sangat sepi ya. Karena mengikuti arahan dari pemerntah," kata Agus.[]