Entertainment

Pengakuan Mantan Sopir Nindy Ayunda Alami Trauma Usai Disekap dan Dipukul

Mantan sopir Nindy Ayunda, Sulaiman menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (04/07) bersama istri dan kuasa hukum.


Pengakuan Mantan Sopir Nindy Ayunda Alami Trauma Usai Disekap dan Dipukul
Nindy Ayunda. (Instagram/@nindyayunda)

AKURAT.CO, Mantan sopir Nindy Ayunda, Sulaiman menjalani pemeriksaan Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (04/07). Sulaiman datang didampingi istri, Rini Diana dan kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.

Dia diperiksa terkait dengan dugaan penyekapan dan penculikan yang dilakukan oleh Nindy. Pemeriksaan sendiri berlangsung sekitar sembilan jam lamanya.

Fahmi menuturkan pihak penyidik mencoba untuk mendalami persoalan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang terperinci. Kurang lebih ada 30 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.

baca juga:

"Kurang lebih tadi ada 30 pertanyaan terperinci yang ditujukan oleh penyidik, detik, hari, jam, itu digali gimana kejadian ini. Termasuk efek dan akibat yang menimpa Sulaiman itu seperti apa," ujar Fahmi Bachmid ditemui usai pemeriksaan, baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, Sulaiman menceritakan kejadian kurang menyenangkan yang dialami. Kejadian berlangsung pada bulan Februari tahun lalu.

Akibat kejadian tersebut, ia merasa trauma lantaran takut ada yang mengikuti dirinya lagi.

"Di kasus ini saya disekap karena saya telah memata-mayai bos saya. Itu tanggal 11 Februari 2021, saya udah linglung karena waktu itu ada pemukulan leher, dada, dan kepala," kata Sulaiman.

Ia mengatakan dirinya mendapat pukulan dengan tangan kosong, namun dirinya tidak tahu pasti lantaran matanya ditutup. Sulaiman pun mengaku mengalami trauma.

"Efek saya ya trauma, gitu. Tiap mau cari kerja susah, takut ada yang ngikutin lagi," akunya.

Trauma yang dirasakan oleh Sulaiman berimbas pada beberapa hal. Sang istri, Rini Diana, menuturkan suaminya itu kerap mengeluh sakit kepala.

"Efeknya itu berkepanjangan sampai sekarang, karena suami saya jadi kayak orang tulalit sering sakit kepala. Jadi itu berimbas pada pekerjaan karena dia suka lupa harus ke mana belok ke mana, susah, berimbas ke ekonomi," beber Rini.

"Yang bikin sedih dia sering sakit kepala, istri mana yang ga sedih padahal sebelumnya nggak seperti itu. Bahkan dia sama anak aja enggak fokus gitu loh, makanya saya mau berjuang untuk keadilan suami saya. Saya cuma minta keadilan untuk suami," lanjutnya.

Sebelumnya, Nindy Ayunda dilaporkan oleh Rini Diana, istri Sulaiman, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 15 Februari 2021 lalu. Kasus pun berlanjut, diketahui Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Metro Jakarta Selatan.[]