News

Penembakan Massal di Mal Denmark Tewaskan 3 Orang

Tersangka berusia 22 tahun dan digambarkan oleh polisi sebagai 'etnis Dane'.


Penembakan Massal di Mal Denmark Tewaskan 3 Orang
Tersangka penembak membawa senapan dan amunisi di dalam mal Field's, Kopenhagen, Denmark. (BBC)

AKURAT.CO Seorang pria bersenjata telah menembak mati 3 orang di salah satu mal terbesar di Denmark pada Minggu (3/7). Ia juga melukai pengunjung lainnya dengan 3 orang berada dalam kondisi kritis.

Dilansir dari BBC, para saksi mata menceritakan kepanikan di kalangan pengunjung ketika terdengar letusan tembakan.

"Tiba-tiba kami mendengar suara tembakan. Sepertinya saya mendengar 10 tembakan, kemudian, kami berlari melewati mal sampai di toilet. Kami berdesak-desakan di toilet kecil ini. Ada sekitar 11 orang di situ. Ini benar-benar gerah dan kami menunggu dengan ketakutan. Pengalaman ini mengerikan," ungkap Isabelle.

baca juga:

Penembakan Massal Tewaskan 3 Orang di Mal Denmark, Pelaku Terancam Dijerat Pasal Terorisme - Foto 1
BBC

Seorang pemuda 22 tahun telah ditangkap dan didakwa atas serangan di mal Field's di Kopenhagen selatan. Menurut Kepala Polisi Soeren Thomassen, motifnya belum jelas dan ia tak bisa mengesampingkan 'tindakan terorisme'.

Tersangka membawa senapan dan amunisi ketika ditangkap. Digambarkan polisi sebagai 'etnis Dane', ia akan diinterogasi oleh hakim pada Senin (4/7).

Polisi tak mengindikasikan ada keterlibatan penyerang lainnya. Para pemilik toko pun didesak untuk menyimpan rekaman CCTV yang mereka miliki.

Penembakan Massal Tewaskan 3 Orang di Mal Denmark, Pelaku Terancam Dijerat Pasal Terorisme - Foto 2
BBC

Perdana Menteri Mette Frederiksen membenarkan Denmark telah mengalami serangan kejam. Saat mengucapkan belasungkawa untuk keluarga korban, ia meminta rakyatnya untuk bersatu dan saling mendukung di masa sulit ini.

"Denmark dilanda serangan kejam pada Minggu malam. Beberapa tewas dan lebih banyak yang terluka. Keluarga tak bersalah sekadar berbelanja atau makan di luar, baik anak-anak, remaja, dan dewasa. Ibu kota kita yang indah dan biasanya sangat aman berubah dalam hitungan detik," kecamnya.

Keluarga Kerajaan Denmark turut menyampaikan simpati terdalam mereka.

"Kami belum mengetahui sepenuhnya tragedi ini. Namun, sudah jelas, lebih banyak orang kehilangan nyawa dan lebih banyak lagi yang terluka. Kami berpihak pada para korban, kerabat mereka, dan semua orang yang terdampak tragedi ini," bunyi pernyataan bersama Ratu Margrethe, Putra Mahkora Frederik, dan Putri Mahkota Mary.

Penembakan Massal Tewaskan 3 Orang di Mal Denmark, Pelaku Terancam Dijerat Pasal Terorisme - Foto 3
EPA via BBC

Sementara itu, penyanyi Inggris Harry Styles dijadwalkan tampil di sebuah tempat kurang dari 1 mil dari lokasi kejadian. Konsernya sontak dibatalkan.

"Saya beserta tim mendoakan semua orang yang terdampak penembakan di pusat perbelanjaan Kopenhagen. Saya terkejut. Love H," tulis Styles di Snapchat.

Keluarga Kerajaan Denmark juga sebelumnya berencana mengadakan jamuan oleh Putra Mahkota Frederik untuk merayakan Denmark sebagai tuan rumah 3 babak pertama Tour de France. Tak lama setelah penembakan, acara tersebut dibatalkan.

Denmark terakhir kali dilanda teror besar pada 2015. Saat itu, 2 orang tewas dan 6 petugas polisi terluka dalam serangan terhadap pusat budaya dan sinagoge di Kopenhagen. Pelaku kemudian tewas dalam baku tembak dengan polisi.[]