News

Penembakan di Gereja California: Satu Orang Tewas dan Empat Luka Berat

Penembakan brutal terjadi di sebuah Gereja di Laguna Woods, California.


Penembakan di Gereja California: Satu Orang Tewas dan Empat Luka Berat

AKURAT.CO Dilansir dari kepolisian California, AS, penembakan brutal terjadi di sebuah Gereja di Laguna Woods, California. Akibat dari kejadian nahas tersebut, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka berat. 

"Seluruh korban adalah orang dewasa dan saat ini sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Satu korban ditemukan meninggal dunia di tempat, sedangkan lainya mengalami luka ringan," ucap Departemen Kepolisian Orange County melalui akun Twitter resminya. 

Penembakan brutal tersebut terjadi ketika acara resepsi makan siang digelar di Gereja Geneva Presbyterian. Bedasarkan pemimpin Presbiterian, Tom Cramer, resepsi tersebut digelar untuk menghormati seorang mantan pendeta dari jemaat Taiwan yang menggunakan gereja itu untuk kebaktian.

baca juga:

Saat ini, berdasarkan laporan dari Wakil Sheriff Orange County Jeff Hallock, pihak kepolisian telah menahan seorang tersangka. Dia diyakini sebagai pria Asia berusia 60-an yang tidak tinggal di area tersebut. Selain itu, penyelidik juga sedang bekerja untuk menentukan apakah tersangka memiliki hubungan dengan gereja atau jemaatnya.

"Polisi belum memiliki motif," kata Hallock.

Hallock juga menambahkan bahwa tersangka ditahan di tempat kejadian setelah sekelompok orang di gereja berhasil mengikat kakinya menggunakan kabel ekstensi dan menyita setidaknya dua pistol darinya.

"Sekelompok jemaat gereja tersebut telah menunjukkan apa yang kami percaya sebagai aksi heroik yang luar biasa ketika mencegah dan menghentikan tersangka," jelas Hallock. 

Kepolisian juga menambahkan bahwa korban yang terluka dari penembakan tersebut termasuk empat pria Asia berusia 66 tahun, 75 tahun, 82 tahun, dan 92 tahun, serta seorang wanita Asia berusia 86 tahun. 

"Identitas orang yang meninggal akan dirilis sambil menunggu identifikasi resmi oleh Koroner dan pemberitahuan keluarga terdekat," jelas sebuah pernyataan dari pihak kepolisian.

Hallock menambahkan bahwa sekitar 30-40 orang hadir di acara resepsi tersebut. Menanggapi kejadian ini, Gubernur California Gavin Newsom mengatakan kantornya saat ini sedang "bekerja sama dengan penegak hukum setempat."

"Tidak ada yang perlu takut pergi ke tempat ibadah mereka. Pikiran kami turut berduka cita kepada korban, komunitas, dan semua yang terkena dampak peristiwa tragis ini," kata Newsom dalam unggahannya Twitter-nya.

Wali Kota Laguna Woods Pro Tem Cynthia Conners menyatakan bahwa kongregasi Taiwan, yang menjadi sister kongregasi di Geneva Presbyterian Church sekitar lima atau enam tahun yang lalu, selalu mengadakan makan siang setelah kebaktian Minggu pagi mereka.

"Kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan untuk bertemu dengan anggota kongregasi, kami akan membawa seseorang dari Komisi Hak Asasi Manusia Orange County dan mencoba memastikan semua anggota komunitas kami dari ras Asia merasa seaman mungkin seperti anggota komunitas lainnya, meskipun saya harus mengatakan saya pikir kami semua merasa sedikit kurang aman hari ini," jelas Conners.

Pemerintah Taiwan mengatakan Kantor Ekonomi dan Budaya di Los Angeles telah mengaktifkan rencana tanggap darurat.

"Kementerian Luar Negeri menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada para korban dan keluarga mereka. Kami akan tetap berhubungan dengan anggota keluarga para korban untuk memahami kebutuhan mereka, dan memberikan semua bantuan yang diperlukan," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Joanne Ou.[]