Lifestyle

Penelitian Membuktikan Mandi Air Hangat Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Penelitian Membuktikan Mandi Air Hangat Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi mandi salat Idulfitri (pinterest.com)

AKURAT.CO, Kulit merupakan organ terluas di tubuh yang berfungsi untuk membantu mencegah penyakit memasuki tubuh. Di masa pandemi saat ini, mandi tak hanya sekedar rutinitas membersihkan tubuh, tapi juga cara untuk mencegah penularan Covid-19. Sesampainya di rumah setelah beraktivitas di luar, kita wajib mandi.

Fakta menarik, mandi tak hanya bermanfaat untuk membersihkan kulit dan mencegah penyakit, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Sebuah studi Cardiac Risk Factors and Prevention menyatakan bahwa orang yang mandi air hangat setiap hari ternyata memiliki 28 persen risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung. Rutin mandi air hangat juga bisa menurunkan risiko stroke sebesar 26 persen.

baca juga:

Hal tersebut telah dibuktikan oleh peneliti Jepang yang bekerjasama dengan para ahli dari Minia University, Mesir.   Mereka meneliti kebiasaan mandi dengan risiko penyakit kardiovaskular pada lebih dari 61.000 orang dewasa Jepang,  berusia 40 hingga 59 tahun, selama 20 tahun (1990-2009). 

Pada awal riset, mereka dipisahkan menjadi kelompok-kelompok berdasarkan frekuensi mandi, yaitu kelompok yang kurang dari sekali seminggu, satu hingga dua kali per minggu, hampir setiap hari atau setiap hari.

Para peneliti juga mengumpulkan informasi tentang faktor-faktor yang berpotensi berpengaruh, seperti berat badan peserta, status merokok, seberapa sering mereka berolahraga, konsumsi alkohol, status pekerjaan, pendidikan, berapa lama mereka tidur, tekanan mental yang dirasakan, dan kenikmatan hidup.

Para peneliti tersebut menemukan jika air hangat memiliki efek seperti berenang yang dapat menyebabkan tubuh merasakan relaksasi sehingga meningkatkan detak jantung dan meningkatkan sesuatu yang disebut fungsi hemodinamik, alias tingkat efektifitas jantung memompa darah ke semua organ dalam tubuh. 

Fungsi hemodinamik yang baik akan berarti bahwa jantung mampu memompa darah secara efisien tanpa harus kesulitan melawan kondisi seperti tekanan darah tinggi.

"Kami menemukan bahwa frekuensi mandi/berendam air hangat memiliki ikatan erat dengan berkurangnya risiko hipertensi. Dengan berkurangnya risiko terserang hipertensi, mandi air hangat secara tidak langsung memperkecil risiko (penyakit kardiovaskular)," demikian kesimpulan para peneliti.

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu