News

Peneliti Universitas Purdue Temukan Cat Terputih di Dunia, Masuk Rekor Guinness

Cat tersebut, yang menggabungkan partikel barium sulfat, memantulkan 98,1 persen radiasi matahari.


Peneliti Universitas Purdue Temukan Cat Terputih di Dunia, Masuk Rekor Guinness
Xiulin Ruan, seorang profesor teknik mesin di Universitas Purdue, memamerkan cat yang dinyatakan paling putih di dunia oleh Guinness World Records. (John Underwood/Purdue University)

AKURAT.CO Para peneliti di Universitas Purdue Amerika Serikat memperoleh Rekor Dunia Guinness dengan penemuan yang tidak biasa, cat paling putih di dunia.

Dilansir dari United Press International, Xiulin Ruan, seorang profesor teknik mesin di sekolah West Lafayette, Ind., mengatakan bahwa tujuan awal dari proyek ini adalah untuk menciptakan cat yang akan memantulkan sinar matahari dari sebuah bangunan dan dengan demikian menurunkan penggunaan energi sebagai sarana untuk memerangi perubahan iklim.

Baca juga: Aksi Memukau Ratusan Putri Duyung ini Pecahkan Rekor Dunia

Cat, yang menggabungkan partikel barium sulfat, memantulkan 98,1 persen radiasi matahari, membuat permukaan yang dicat terasa lebih dingin daripada permukaan di sekitarnya, menurut temuan Ruan dan timnya.

Proses membuat cat reflektif memiliki efek samping membuat cat menjadi sangat putih, menurut Ruan. Barium sulfat sebagian bertanggung jawab atas warna, dan penggunaan ukuran partikel yang berbeda dalam cat menyebabkannya memantulkan spektrum sinar matahari yang lebih besar.

Cat itu dinyatakan paling putih di dunia oleh Guinness World Records. []