Ekonomi

Pendapatan Tol Jasa Marga Naik 28,1 Persen Selama Periode Arus Mudik dan Balik Lebaran

Heru optimis hal ini akan tercapai, seiring dengan kondisi pandemi COVID-19 yang semakin pulih dan peningkatan volume lalu lintas yang jauh lebih baik


Pendapatan Tol Jasa Marga Naik 28,1 Persen Selama Periode Arus Mudik dan Balik Lebaran
Kendaraan memadati tol Jakarta-Cikampek di kawasan Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat peningkatan pendapatan tol sebesar 28,1% selama H-7 s.d H+7 Hari Raya Idul Fitri 1443 H dibandingkan dengan pendapatan tol pada periode normal di November 2021 yang tercatat sebagai rata-rata pendapatan tol tertinggi selama pandemi COVID-19.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong peningkatan pendapatan tol tersebut adalah jumlah volume lalu lintas yang mencapai 1,69 juta pada periode arus mudik (H-7 s.d H2) dan 1,78 juta kendaraan pada periode arus balik (H1 s.d H+7). 

"Angka ini merupakan akumulasi lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikupa (arah Merak),"  kata Heru lewat keteragannya, Senin (23/5/2022).

baca juga:

Pada Kuartal I tahun 2022, Perusahaan mencatatkan pendapatan usaha 16% lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan pada Kuartal I tahun 2021.

Ia berharap, performa ini dapat dipertahankan sampai dengan akhir tahun nanti. 

"Kami optimis hal ini akan tercapai, seiring dengan kondisi pandemi COVID-19 yang semakin pulih dan juga peningkatan volume lalu lintas yang sudah jauh lebih baik,” katanya.

Sebelumnya Jasa Marga mencetak laba bersih pada kuartal  I 2022 sebesar Rp392,8 miliar, naik 142,7persen atau Rp231 miliar dibandingkan dengan kuartal I 2021.

Selain itu Jasa Marga mencatatkan pendapatan usaha Rp3,2 triliun atau tumbuh 16 persen yang merupakan kontribusi dari pendapatan tol sebesar Rp2,9 triliun atau naik 15,7 persen dan pendapatan usaha Lainsebesar Rp257,8 miliar atau naik 9,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas perseroan.

Jasa Marga juga mampu merealisasikan pertumbuhan EBITDA sebesar 12,7 persen atau tercatat sebesar Rp2,2 triliun dimana EBITDA margin mencapai 68,1 persen pada kuartal I 2022.