News

Pencuri di Counter HP Kawasan Cengkareng Dibekuk Polisi

Pencuri di Counter HP kawasan Cengkareng Dibekuk Polisi


Pencuri di Counter HP Kawasan Cengkareng Dibekuk Polisi
Pencurian Iphone 11 Pro Max (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO Subnit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menciduk pencuri handphone mewah merk Iphone 11 Pro max di dalam counter hp milik Hasan di Rukan Sedayu Square Blok G No. 19, Cengkareng, Jakarta Barat.

Penangkapan tersangka berinisial GL (29) ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi dan Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat Iptu Avrilendy.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, pelaku ditangkap oleh pihaknya 3 haro setelah aksi pencurian belasan Hp 11 pro max itu terekam CCTV.

"Tersangka berinisial GL (29) ditangkap di kawasan Cicendo, Bandung, Jawa Barat pada 11 April 2021 kemarin," terang Ady Rabu (14/4/2021).

Dari tangan pelaku, pihaknya berhasil menyita 2 unit Handphone 11 Pro Max sisa hasil pencurian. Sementara itu, 10 unit lainnya sudah dikirim ke pembeli melalui salah satu jasa ekspedisi kawasan Bandung, Jawa Barat.

Polisi dengan cepat mendatangi ekspedisi itu untuk jemput barang bukti dan hasilnya ada di kantor jasa pengiriman barang.

"Kemudian, untuk 2 lagi sudah dijual kepada warga Surabaya dan satu lagi digadai di Bogor," ungkap dia.

Pelaku ini merupakan karyawan dari Hasan pemilik toko jual beli handphone yang ia curi. Berdasarkan keterangan sementara pelaku sudah bekerja di toko tersebut selama 5 tahun.

Namun, karena terlilit hutang ke beberapa temannya, pelaku akhirnya nekat mencuri di tempatnya bekerja.

"Pelaku ini tinggal di lantai 3 tempat dia bekerja. Maka pelaku mudah mengambil hp tersebut. 1 hp sekitar Rp15 juta lebih tergantung kondisinya,"  tutup dia.

Pelaku dikenankan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun penjara.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu