News

Penculik Anak 12 Tahun di Jaksel dan Bogor Ternyata Mantan Napi Teroris

Abi baru keluar dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor pada Februari 2022.


Penculik Anak 12 Tahun di Jaksel dan Bogor Ternyata Mantan Napi Teroris
Ilustrasi Penangkapan (Lukman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Pelaku penculikan anak berusia 10-14 tahun yang terjadi di wilayah Bogor, Jakarta, hingga Tangerang ternyata seorang mantan narapidana kasus terorisme.

"Berdasarkan pengakuan dari pada tersangka, tersangka sudah tiga kali menjalani hukuman pidana. Dua kalinya menjalani hukuman pidana mengenai kasus terorisme, dan yang bersangkutan juga pernah mengikuti pelatihan di Poso 7 bulan," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, Kamis (12/5/2022).

Lebih lanjut, Iman mengatakan Abi baru keluar dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunungsindur, Kabupaten Bogor pada Februari 2022.

baca juga:

Kendati demikian, Iman belum bisa membeberkan motif pelaku melakukan hal penculikan.

"Untuk motif belum bisa kami sampaikan karena sedang pendalaman," katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan pelaku nekat menculik belasan anak untuk menyalurkan nafsunya. Polisi menduga tersangka memiliki kelainan seks.

"Dan keterangan sementara, ada dugaan pelaku ini melampiaskan nafsu bejatnya ke anak dibawah umur," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto kepada wartawan, Kamis 12 Mei 2022.

Polisi juga berhasil menyelamatkan 10 korban lain yang jadi korban penculikan Abi. Abi ditangkap di kawasan Jakarta Selatan pada sore hari.

"Anak-anak tersebut akan kami serahkan kepada orang tua untuk dilakukan pembinaan. Dari tim kami juga akan memberikan trauma healing jangan sampai anak ini jadi trauma," tutur Budhi.

Untuk diketahui, Abi dicari polisi usai menculik bocah berinisial F (11) di Bogor dan K (12) di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Kakak korban K, MA mengatakan adiknya hilang sejak Selasa (10/5/2022) kemarin pukul 11.00 WIB saat bermain bersama kedua orang temannya di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Terus sampai ke gusuran, mereka jajan es. Memang tempatnya itu sepi gitu pokoknya. Soalnya, di gusuran memang cuma ada beberapa doang tukang jajanan," kata kakak korban, MA kepada wartawan, Rabu (11/5/2022).

MA mengatakan modus orang tersebut berpura-pura menjadi polisi.

"Kebetulan saat adik saya dan temennya main itu tidak menggunakan masker. Lalu disamperin sama bapak-bapak. Lalu bapak-bapak ini bilang, 'Kok kalian nggak pakai masker? Kalau kalian nggak pakai masker, ikut saya ya ke polsek'," lanjutnya.

Atas peristiwa tersebut, polisi akan memberikan trauma healing.[]