Olahraga

Pencabutan Sanksi WADA Semakin Menemukan Titik Terang

Gugus Tugas akan melakukan diplomasi langsung untuk beraudiensi dengan WADA pada 8 Desember 2021 di Swiss.


Pencabutan Sanksi WADA Semakin Menemukan Titik Terang
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari (NOC INDONESIA)

AKURAT.CO, Indonesia akan segera terbebas dari sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Hal tersebut diungkapkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari setelah melakukan pertemuan virtual dengan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), Regional Anti-Doping Organisasi Asia Tenggara (SEARADO), dan WADA pada Selasa (30/11).

“Hasil rapat sangat positif. Hampir semua syarat yang diberikan WADA telah dipenuhi LADI. Selanjutnya, WADA menunggu Gugus Tugas serta LADI untuk melaporkan dan menyampaikan langsung di Swiss pada 8 Desember,” kata pria yang akrab disapa Okto itu.

“Semula yang menjadi kendala Indonesia adalah komunikasi, administrasi, dan teknis. Setelah satu-satu kami urai dan selesaikan, kini sudah menemukan titik terang dan kami berharap sebelum satu tahun sanksi WADA bisa dicabut.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) itu juga berharap pertemuan tersebut bisa mempercepat penangguhan sanksi.

Syarat yang sudah diselesaikan LADI, menyangkut susunan pengurus penuh waktu (full time) di LADI hingga test distribution plan (TDP) yang meliputi in competition test (ICT) dan out of competition test (OCT).

Walau ada hal yang belum terselesaikan, yakni menyangkut undang-undang dan pengelolaan anggaran secara independen. Namun, Okto meyakini hal ini dapat segera teratasi karena ada komitmen pemerintah.

“Pemerintah bersama Komisi X DPR RI sudah memberi komitmen agar peraturan terkait anti-doping di Indonesia ini bisa inline dan complied dengan WADA,” jelas Okto.

“Termasuk soal anggaran karena dalam rapat yang juga melibatkan Kementerian Keuangan, mereka sepakat untuk membentuk LADI menjadi lembaga anti-doping independen terkait anggaran.”[]