News

Penanganan Korupsi di Indonesia Belum Terlihat Memuaskan Bagi Generasi Digital

Hasilnya, sebanyak 35,7℅ publik mengaku cukup puas terhadap penanganan korupsi.


Penanganan Korupsi di Indonesia Belum Terlihat Memuaskan Bagi Generasi Digital
Mentri Sosial, Juliari Pieter Batubara bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementrian Sosial, Adi Wahyono berjalan mengenakan rompi tahanan usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Minggu (6/12/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Lembaga Survei Jakarta (LSJ) mengeluarkan hasil survei yang menilai kepuasan generasi digital natives soal penanganan korupsi di Indonesia. 

Hasilnya, sebanyak 35,7℅ publik mengaku cukup puas terhadap penanganan korupsi. Meskipun dikatakan besar, namun hanya 33,4℅ responden yang mengaku pemberantasan korupsi di Indonesia telah puas. 

Berkaca dari penanganan KPK dalam mengusut kasus korupsi. Hal ini dapat dilihat dari beberapa bulan yang lalu banyak tokoh nasional yang terjerat korupsi. 

baca juga:

"Mulai dari Walikota Bekasi, Bupati Bogor, serta beberapa mafia yang terlibat kasus minyak goreng berhasil diumumkan oleh KPK," kata Fetra Ardianto dalam keterangannya, pada Kamis (19/5/2022). 

Namun, 30,9℅ generasi peselancar internet itu mengatakan jika penanganan korupsi di Indonesia masih terbilang buruk. 

Sebagai informasi, generasi digital natives adalah generasi yang lahir berdampingan dengan teknologi informasi atau boleh dikatakan generasi di bawah usia 35 tahun. 

"Mereka adalah orang-orang yang sangat aktif berselancar di internet mencari berbagai informasi (mengenai penanganan korupsi di Indonesia)," tambah Fetra. 

Adapun, Survei LSJ kali ini dilaksanakan pada 15-28 April 2022 di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Proses penarikan sampel dilakukan secara purposif dengan klasifikasi berdasarkan usia 15 - 34 tahun (generasi digital natives).  

Proses penentuan jumlah responden menggunakan metode lemeshow, diperoleh 1225 sampel dengan margin of error +/- 2,8 % dan tingkat kepercayaan 95%. 

Berikut tingkat kepuasan generasi digital natives terhadap penanganan korupsi di Indonesia berdasarkan survei LSJ: 

Sangat Puas                  33,4%

Cukup Puas                   35,7%

 Buruk                             30,9% []