News

Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Alami Gangguan Jiwa

Video penamparan imam salat di Masjid Baitul Arsy Jalan Srikandi Perum Widya Graha II, Pekanbaru, Riau viral di sosial media pada Jumat (7/5/2021) pagi.


Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Alami Gangguan Jiwa
Orang Gangguan Jiwa

AKURAT.CO, Video penamparan imam salat di Masjid Baitul Arsy Jalan Srikandi Perum Widya Graha II, Pekanbaru, Riau viral di sosial media pada Jumat (7/5/2021) pagi.

Dalam video terlihat pelaku masuk dan berjalan di antara barisan dan langsung ke arah depan, menghampiri imam salat.

Pelaku menampar korban yang sedang membaca doa dalam salat Subuh. Sebelum menampar, pelaku sempat bicara ke imam "bisa dibaguskan ga suaranya,".

Usai kejadian itu, imam langsung meninggalkan shaf salatnya. Sementara, warga yang menjadi makmum langsung menangkap pelaku dan menghakiminya.

Pelaku diketahui berinisial DA. Sementara korban berinisial JAH.

FJ (36) adik pelaku mengatakan bahwa kakaknya mengidap gangguan jiwa sejak remaja atau tepatnya pada 1990-an. Semasa remaja, kakaknya memang lelaki yang nakal dan pernah alami kecelakaan kendaraan hingga alami gegar otak dan berujung gangguan jiwa.

"Jadi pada saat malam itu terjadi, dia belum tidur, kebanyakan ngopi dan ngerokok, terus keluar pas Subuh gak tahu mau ke mana. Dia tumben gak bilang mau ke mana," kata Fajar kepada AKURAT.CO, Jumat (7/5/2021).

Ternyata saat Subuh itu DA jalan ke arah masjid yang tidak jauh jaraknya dari rumah. Dia menelusuri suara imam salat.

"Masuklah dia ke masjid, sampai di depan imam seperti ada yang diomongin, baru ditampar itu imam," ujarnya.

Fajar mengakui kesalahan sang kakak. Namun, dia menyesalkan aksi warga yang memukuli kakaknya. Padahal ada beberapa warga yang ada di sana mengenal kakaknya.

"Warga di sana yang lamanya kenal sama kakak saya, tapi kalau orang baru gak ada yang kenal. Preman sana banyak yang kenal kaka saya kok," tuturnya.

Kini, ia hanya tinggal menunggu sang kakak bebas saja. Sebab DA masih ditahan di Polsek Tampan sejak pagi tadi.

Kabarnya, sang kakak baru bisa pulang ke rumah setelah melewati masa observasi Polsek Tampan.

"Mudah-mudahan bisa segera pulang," tutup dia.[]

Arief Munandar

https://akurat.co